TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Universitas Negeri Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, kembali mewisuda sebanyak 981 strata satu, 76 diploma, dan dua magister periode III tahun akademik 2018/2019.Prosesi Wisuda digelar di kampus utama Unsil, jalan Siliwangi Kec.Tawang Kota Tasikmalaya Sabtu (27/07/19). Hadir pada kesempatan itu Walikota Tasikmalaya Budi Budiman dan sejumlah pejabat serta para orang tua wisudawan yang datang dari berbagai daerah di indonesia.
Dalam Kesempatan itu, Rektor Universitas Siliwangi Prof. Rudi Priyadi mengatakan, para lulusan Unsil harus menjadi agen perubahan di berbagai sektor kehidupan masyarakat sehingga keberadaan lulusan ditengah-tengah masyarakat benar–benar diinginkan dan diharapkan.
“Lulusan ini mampu memberikan solusi guna menyelesaikan permasalahan yang dihadapi baik di lingkungan keluarga, masyarakat bangsa dan negara sesuai dengan kompetensi ilmu yang telah dimiliki,” kata Prof.Rudi, yang sudah dua priode jadi Rektor Unsil.
Dikatakan, kompetensi dan keahlian SDM saat ini sangat dibutuhkan guna percepatan pembangunan di berbagai sektor kehidupan, karenanya pola dan sistem perkuliahan di Unsil ini diwujudkan guna menciptakan lulusan-lulusan yang tangguh, berkarakter, berkualitas dan bernilai daya saing tinggi.
“Tunjukkan bahwa kita lulusan perguruan tinggi yang mampu berkontribusi nyata, bersikap profesional, inovatif, kreatif, tekun, jujur, disiplin tidak mudah menyerah dan penuh tanggung jawab,”tuturnya.
Dia pun mengharapkan, setelah lulus tidak langsung berhenti untuk meningkatkan kompetensi akademik, namun terus belajar dan belajar guna meningkatkan kualitas diri sehingga tidak berorientasi menjadi pekerja atau menjadi pegawai negeri namun lebih utamanya mampu menciptakan lapangan kerja”kontribusi nyata mampu menciptakan lapangan pekerjaan guna membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan,”paparnya.
Rektor pun menyampaikan, sejak Unsil dinobatkan sebagai PTN tahun 2014 lalu, minat mahasiswa untuk melanjutkan kuliah semakin tinggi, untuk tahun 2019 ini penerimaan jalur SBMPTN, peminatnya mencapai 17.369 orang sementara yang diterima hanya 1.533 orang atau hanya 8,8 persen saja, sementara peminatan, Unsil berada diurutan 36 dari 85 PTN se-Indonesia, IPB, ITB lewat, sementara studi saintek, Unsil masuk 10 besar Nasional.
(Seda/DAR



