spot_img
Senin 26 Februari 2024
spot_img
More

    Reaktivasi Jalur KA Rancaekek – Tanjungsari, DPRD Dorong Jalur baru ke BIJB

    BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Pansus VII DPRD Jabar Herlas Juniar mengatakan, reaktivasi jalur kereta api Rancaekek-Tanjungsari sepanjang 11, 5 kilometer direncanakan beroperasi 2022-2023.

    Reaktivasi jalur ini dibutuhkan untuk mengurangi kemacetan sekaligus menurunkan tingkat penggunaan kendaraan pribadi.

    Pansus VII pun akan mendorong reaktivasi itu untuk memudahkan aksesibilitas menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, termasuk juha mengurai kemacetan di kawasan Jatinangor.

    Reaktivasi jalur kereta Rancaekek-Tanjungsari ini akan mereaktivasi dua stasiun, yakni Satsiun Jatinangor dan Stasiun Tanjungsari, tentunya selain pengembangan Stasiun Rancaekek.

    “Saat ini kita tinjau peta lokasi untuk stasiun di Jatinangor dan secara umum eksistingnua sudah beralih fungsi menjadi pemukiman penduduk serta kantor instansi. Mungkin dalam waktu dekat akan direlokasi,” kata Herlas beberapa waktu lalu.

    Herlas menekankan, setelah masuk draft raperda perubahan atas Perda Provinsi Jawa Barat no 22/2010 tentang rencana tata ruang wilayah Provinsi Jabar tahun 2009-2029. Selain reaktivasi jalur Rancaekek-Tanjungsari, juga didorong pembangunan jalur kereta api menuju BIJB.

    “Eksistingnya dari Rancaekek ke Tanjungsari dan dari sananta kita bangun rel baru. Trase ini akan kita dorong sampai BIJB bahkan hingga Cirebon,” kata dia.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img