spot_imgspot_img
Senin 6 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

‎ Tujuh Makna yang Dapat Dipelajari Dalam Peristiwa Isra Mi’raj

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Warga Perumahan Griya Rancageneng, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya antusias mengikuti acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H, Minggu (31/3/2019) malam.

Kegiatan yang digagas Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dilaksanakan di Masjid Baiturrahman, komplek Griya Anugerah Rancageneng (GAR) dengan menghadirkan penceramah Kondang asal Kota Tasikmalaya, KH. Ahmad Hidayat.

Dalam Tausiyahnya, Kiyai Kharismatik, Ahmad Hidayat menyebut, banyak hikmah dan makna yang bisa dijadikan pelajaran bagi umat Islam dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

” Secara akal sehat dan ilmu pengetahuan, peristiwa sakral Isra Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi menembus langit ke tujuh. Itu tidak mungkin terjadi. Namun dengan kekuasaan Allah SWT, peristiwa tersebut terjadi, dan menjadi perjalanan Nabi Muhammad ke Sidratul Muntaha menerima perintah-Nya menjalankan shalat lima waktu sehari semalam,” ungkapnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Syifa Al-Mansurya ini pun menjelaskan, peristiwa sakral tersebut mengajarkan kita sebagai umat Islam menanamkan rasa yakin dan percaya. Alhasil, setiap tahun umat Islam di seluruh dunia memperingatinya sebagai Peringatan Hari Besar Islam (PHBI).

” Jika tanpa keyakinan dan percaya dengan kekuasaan Allah SWT, Isra Mi’raj ini tidak akan diperingati setiap tahun dan tidak mungkin ada perintah sholat lima waktu sehari semalam,” sambungnya.

Dia menjelaskan, sebenarnya Isra Mi’raj merupakan dua peristiwa yang berbeda. Namun karena kedua peristiwa tersebut terjadi dalam waktu bersamaan, akhirnya disebut Isra Mi’raj.

” Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram Makkah menuju Masjidil Aqsah di Yerussalem. Sementara Mi’raj, perjalanan Nabi dari bumi menuju langit ke tujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha hanya dalam waktu semalam,” ungkap dia.

Menurutnya, dibalik peristiwa sakral tersebut mengandung banyak hikmah, pelajaran dan makna bagi umat Islam untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

” Saya maknai ada tujuh hal penting yang dapat kita pelajari dari peringatan Isra Mi’raj. Yakni, mengajarkan kita untuk bersikap sabar, ikhlas, teguh pendirian, komunikasi, kebersamaan, yakin serta penyembahan atau tunduk terhadap aturan-aturan serta perintah Allah SWT,” pungkasnya.

(Seda/Bam’s)

spot_img

Berita Terbaru