spot_imgspot_img
Senin 6 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pembangunan Jalan Lingar Kota Tasikmalaya Dikebut

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Sekda Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan memastikan dan menjamin kelanjutan pembangunan Lingkar Utara (Lingar) tetap berjalan. Bahkan, secepatnya dituntaskan agar bisa segera digunakan.

Menurut dia, jalan penghubung wilayah Utara Kota Tasikmalaya, tepatnya Kecamatan Cibeureum, Purbaratu, Cipedes hingga Kecamatan Indihiang sepanjang 8,9 km membutuhkan dana ratusan milyar rupiah.

” Pembangunan terus berjalan. Target kita dalam RPJMD bisa direalisasikan, karena ini janji Pak Wali. Jadi, tidak ada istilah proyek mangkrak,” sebut Sekda Ivan Dicksan.

Pembangunannya itu sendiri dimulai sejak 2016 lalu. Secara fisik, sejauh ini baru mencapai 15 persen dan sudah menghabiskan dana sebesar Rp20 milyar lebih.

” Jalan lingar ini sangat strategis menghubungkan akses regional di wilayah Priangan Timur,” sambungnya.

Tahun ini, lanjutan pembangunan Lingar mendapat dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebesar Rp45 milyar.

” Rp30 milyar untuk pembangunan fly over dan Rp15 milyar lagi untuk kelanjutan proses pembangunan,” kata Sekda.

Sekda menyebut, mengingat pembangunan Jalan Lingar tersebut butuh anggaran yang sangat besar, maka pihaknya membutuhkan bantuan anggaran baik pusat dan Pemprov Jawa Barat.

” Jika mengandalkan APBD Kota Tasikmalaya itu tidak mungkin dan tidak akan cukup. Karenanya, kami terus berupaya meminta bantuan anggaran ke pusat dan provinsi agar proses pembangunannya terus berjalan dan secepatnya bisa dituntaskan,” katanya.

Sekda mengklaim, Jalan Lingar bakal mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian masyarakat. Khususnya di wilayah Utara Kota Tasikmalaya.

” Pembangunan jalan ini harus mendapatkan dukungan dari semua pihak, karena ini akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Camat Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Orang Saepudin mengatakan, pembangunan di wilayah Purbaratu masih perlu diperhatikan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

” Kita akan maksimalkan alokasi bantuan-bantuan keuangan ke wilayah Purbaratu untuk peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Dia pun optimistis, melalui Musrenbang semua usulan yang menjadi kebutuhan prioritas wilayah Purbaratu bisa terealisasi Pemkot.

” Kita sudah menyampaikan berbagai usulan untuk pembangunan di Purbaratu. Masih banyak kebutuhan sarana prasarana di wilayah Kelurahan dan pemberdayaan masyarakat,” singkatnya.

(Seda/Bam’s)

spot_img

Berita Terbaru