BANDUNG, FOKUSJabar.id : Jawa Barat berhasil meraih gelar juara umum Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Nasional (Popwilnas) tahun 2018 yang digelar di Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu-Selasa (7-13/11/2018). Keberhasilan tersebut mempertahankan juara umum yang diraih tahun 2014.
Ajang Popwilnas sendiri merupakan sarana babak kualifikasi delapan Cabang Olahraga (Cabor) menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV tahun 2019 yang digelar di Papua. Jabar bergabung bersama lima daerah lain yakni DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, dan Lampung di Wilayah II.
Pada Polwilnas 2018 dipertandingkan sebanyak delapan Cabor dengan total nomor yang dipertandingkan sebanyak 35 nomor pertandingan. Yakni, bola basket, bulutangkis, bola voli, pencak silat, sepakbola, sepak takraw, tenis lapangan dan tenis meja.
Dari total 35 medali emas yang diperebutkan, Jabar tampil superior dengan meraup 21 medali emas, 12 medali perak, dan 1 medali perunggu. Pesaing terkuat Jabar, DKI Jakarta harus puas di posisi runner up dengan torehan 12 medali emas, 15 medali perak, dan 4 medali perunggu. Dan peringkat tiga dihuni Sumatera Selatan dengan raihan 2 medali emas, 4 medali perak, dan 10 medali perunggu.
Sementara itu, tiga kontingen lainnya gagal meraih medali emas. Yakni, Bengkulu, Kalimantan Barat dan Lampung. Bengkulu hanya meraih 3 medali perunggu, Kalimantan Barat meraih 11 medali perunggu, dan Lampung mengoleksi 4 medali perak ditambah 6 medali perunggu.
“Alhamdulillah, target juara umum Popwilnas 2018 tercapai. Bahkan dari sisi target raihan medali, kita berhasil melampaui. Sebelumnnya, kita hanya menargetkan 18 medali emas,” ujar Plt Kepala Seksi Pembibitan Olahraga Prestasi pada Bidang Peningkatan Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, Asep Sutrisna saat ditemui di ruang kerjanya, komplek olahraga SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung.
Dominasi Jabar di ajang Popwilnas 2018 sendiri, tidak terlepas dari keberhasilan Cabor pencak silat yang berhasil menyumbangkan 15 medali emas dan 7 medali perak dari total 23 nomor yang dipertandingkan. Selain itu, Jabar pun berhasil melakukan sapu bersih sekaligus mengawinkan medali emas di Cabor Bulutangkis dari nomor beregu putra dan putri.
Empat medali emas lain, disumbangkan Cabor bola basket, bola voli, tenis lapangan, dan tenis meja yang masing-masing menyumbangkan satu medali emas.
Kontingen Jabar gagal meraih medali emas di dua Cabor. Yakni, sepakbola dan sepak takraw yang diborong oleh kontingen DKI Jakarta.
” Dengan pencapaian ini, Jabar pun berhasil meloloskan semua nomor di delapan cabang olahraga untuk Ponas XV tahun 2019 di Papua. Kedepan, kita berharap para atlet untuk tetap menjaga performa mereka. Kita sendiri masih menerapkan sistem promosi degradasi untuk membentuk tim inti Jabar untuk Popnas XV sehingga bisa mempertahankan gelar juara umum untuk kali ketiga,” tegasnya.
Kontingen Jawa Barat untuk Popwilnas 2018 sendiri berjumlah 193 orang yang terdiri dari 131 atlet, 25 pelatih, 8 dokter/tenaga medis, 20 staf kontingen, dan 9 personel pendukung. Untuk menghadapi Popwilnas 2018 sendiri, Jabar sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari melalui tahapan desentralisasi pada 25 sampai 28 Oktober serta tahapan sentralisasi pada 31 sampai 4 November 2018.
(ageng/bam’s)


