TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Presiden Jokowi dipastikan akan hadir di Kota Tasikmalaya untuk menghadiri Hari Santi Nasional l Ke-IV tingkat Nasional pada 22 Oktober 2018 mendatang. Pemkot Tasik pun sudah mempersiapkan segalanya sebab acara tersebut bakal dihariri sekitar 50 ribu santri se Priangan Timur.
“Tadi membahas rencana hari santri nasional di Kota Tasikmalaya dan informasi terakhir Pak Presiden akan hadir. Jadi kita juga punya hari santri tingkat kota. Makanya kita coba dikolaborasi kegiatan ini sehingga kegiatan tanggal 22 Oktober, Pak Presiden hadir itu bisa betul-betul memberikan suasana yang semarak di hari santri nasional di Kota Santri,” kata Walikota Tasikmalaya Budi Budiman kepada wartawan dijumpai usai rapat persiapan.
Rapat yang dilakukan di Komplek Balekota Tasik tersebut merupakan langkah awal persiapan. Budi mengestimasikan peringatan hari santri ini bakal dihadiri lebih dari 50.000 santri. Santri-santri tersebut tak cuma datang dari Tasikmalaya. Santri dari kawasan Priangan Timur akan hadir.
“Siap tidak siap, harus siap, lah kita. Makanya kita evaluasi semua. Tempatnya kita rencanakan di Lapangan Dadaha karena ini juga se-Priangan Timur akan hadir semua. Kalau kita hitung santri dari Tasikmalaya saja kata ketua forum pesantren sudah ada 32.000 santri, Belum dari luar Tasikmalaya. Hitungan kita di atas 50.000 an santri yang akan hadir,”tuturnya
Lebih lanjut, Budi menyebut peringatan hari santri tak cuma dimeriahkan dengan kegiatan apel akbar yang direncanakan dihadiri Jokowi itu, Pemerintah telah menyiapkan rangkaian acara peringatan hari santri selama tiga hari berturut-turut. Rangkaian peringatan selama tiga hari ini bakal diisi berbagai kegiatan termasuk kirab, festival dan musabaqah.
“Ini sebagai bentuk syukur dijadikannya tanggal 22 Oktober sebagai hari santri nasional. Kita bahas nanti bagaimana rencana rekayasa lalu lintas, rencana parkir di mana, yang jelas ini harus ada pembahasan lebih lanjut. Nanti dari pihak kepolisian termasuk dari Dinas Perhubungan juga akan ikut membahas lebih rinci,”pungkasnya.
(seda/dar)



