spot_img
Sabtu 7 Februari 2026
spot_img

Beberapa Atlet Unggulan ‎Kota Bandung Berpotensi Gagal Berlaga di Porda XIII Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Beberapa atlet unggulan Kota Bandung kemungkinan besar tidak bisa bertanding pada ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat di Kabupaten Bogor, 6-15 Oktober mendatang. Kota Bandung pun berpotensi kehilangan lebih dari 10 medali emas.

“Kita sudah proyeksikan beberapa atlet unggulan kita untuk meraih medali emas, bahkan ada yang lebih dari satu medali emas. Tapi karena beberapa hal, kita berpotensi kehilangan peluang untuk meraih medali emas trsebut karena atlet unggulan kita kemungkinan besar gagal berlaga di Porda XIII Jabar,” ujar Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI ‎Kota Bandung, Nuryadi saat ditemui di sela-sela kegiatan ‘Gathering Wartawan KONI Kota Bandung 2018’ di Cipaku Garden Hotel, Jalan Cipaku, Ledeng, Kota Bandung, Rabu (19/9/2018).

Beberapa atlet yang berpotensi gagal berlaga di Porda XIII Jabar tahun 2018 diantaranya berasal dari cabang olahraga ‎golf, tennis, bulutangkis, pencak silat, dan boling. Dari lima cabang olahraga tersebut, lebih dari 10 medali emas terancam gagal diraih Kota Bandung di Porda XIII Jabar tahun 2018.

“Seperti Naradji di cabang olahraga golf yang kemungkinan besar tidak bisa bermain di Porda XIII Jabar 2018 karena bentrok dengan jadwal turnamen yang harus dia ikuti di luar negeri untuk bisa menjadi atlet golf profesional. Padahal, kita memprediksi jika Naradji bisa meraih minimal dua medali emas,” terangnya.

Selain Naradji, lanjut Nuryadi, atlet yang kemungkinan besar tidak bisa berlaga di Porda XIII Jabar ‎tahun 2018 diantaranya Jolita dan Samantha di cabang olahraga Tennis Lapangan, Gregoria Mariska di cabang olahraga bulutangkis, dan Hanifan Yudani Kusuma di cabang olahraga pencak silat. Mereka tidak bisa berlaga karena jadwal pertandingan di Porda XIII Jabar tahun 2018, bentrok dengan jadwal turnamen yang harus mereka ikuti.

“Kalau disebut rugi, ini jelas sebuah kerugian bagi kita. Tapi di sisi lain, kita ingin dan berharap kemampuan atlet Kota Bandung terus mengalami peningkatan. Ini jadi dilema bagi kita,” paparnya.

Untuk itu, Nuryadi mengaku akan memanggil cabang olahraga yang bersangkutan untuk memastikan atletnya bisa bertanding atau tidak. Selain itu, untuk menanyakan peluang medali dari cabang olahraga tersebut jika atlet andalannya tidak bisa berlaga.

“Kita akan verifikasi lagi untuk memastikan semuanya. Termasuk kemungkinan untuk mengganti atlet yang bersangkutan jika benar-benar tidak bisa bertanding serta peluang medalinya. Itu pun kalau masih memungkinkan untuk mengganti atlet,” tegasnya.

(ageng/bam’s)

spot_img

Berita Terbaru