spot_img
Kamis 2 Desember 2021
spot_img
spot_img

Situ Bagendit jadi Destinasi Wisata Nasional

GARUT, FOKUSJabar.id: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut saat ini tengah melakukan penataan destinasi wisata Situ Bagendit yang berlokasi di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi.

Berdasarkan pantauan FOKUSJabar.id, saat ini lokasi wisata tersebut tertata dengan rapi dan baik. Saung-saung lesehan dan tenda-tenda biru sudah tidak ada lagi, terutama di zona inti dekat dengan Kantor UPT Situ Bagendit.

Situ Bagendit jadi Destinasi Wisata Nasional 1
Situ Bagendit Garut Berpotensi jadi Destinasi Wisata Berkelas Nasional dan Internasional (Foto Bam’s)

Kios-kios kosong yang dulu tidak berfungsi, kini diisi oleh para pedagang cindera mata. Diantaranya, T-shirt Situ Bagendit, miniatur rakit bagenditdan kuliner makanan berat lesehan ikan Nila Bagendit serta gado-gado.

Terlihat juga  para pedagang yang berjualan di kios-kios baru minimalis berbahan dasar plat logam  didesain dengan perfomance modern berukuran 2 x 1,5 meter berjejer rapi di sepanjang zona inti.

Selain itu, banyak perubahan-perubahan perfomance fisik lainnya yang jauh lebih baik. Antara lain, Gapura/gerbang pintu masuk yang dulu terkesan tua dan lusuh, kini berubah menjadi gapura modern terbuat dari bahan-bahan material serba mewah yang dilengkapi dengan jalur untuk wisatawan berkebutuhan khusus serta jalur pejalan kaki berbentuk trap.

“Wajah baru Situ Bagendit sangat menarik untuk berfoto dan selfie para wisatawan,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata pada Disparbud Kabupaten Garut, Mamun, Senin (16/7/2018).

Pihaknya juga menylap Jembatan Marina dengan bingkai rangka Pergola merah menjadi daya magnet setiap pengunjung. Pasalnya, jembatan tersebut dicat duko merah menyala  dengan lantai bermotifkan tiga dimensi berornamen jembatan, air dan teratai.

“ Disini ada juga Pergola yang dibangun di sepanjang jalan beratapkan payung geulis dan lampion berwarna yang terbuat dari paduan gelas aqua menjadi spot selfie yang menarik,” beber Mamun.

Menurutnya, penataan dan rencana pengembangan destinasi wisata Situ Bagendit proses pekerjaannya direncanakan rampung pada pertengahan bulan September 2018. Saat ini memasuki tahap finishing lelang.

“ Insya Allah, semua relokasi pedagang pada bulan September selesai. Dengan begitu, destinasi wisata Situ Bagendit benar-benar clear dari tenda biru dan saung-saung lesehan di semua zona,” ujarnya.

Pergola selain berfungsi sebagai tempat duduk wisatawan untuk menikmati panorama  keindahan alam tempat wisata tersebut, juga memiliki fungsi artistik yang mengusung nilai filosofis atau nilai-nilai kehidupan.

Situ Bagendit sambung Mamun, berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan nasional bahkan internasional. Pasalnya, memiliki potensi daya tarik wisata yang kuat dengan keunikan berbagai pulau-pulau atau nusa  yang ada di dalamnya.

Objek wisata tersebut aksesibilitasnya mudah dijangkau dari Kota Garut maupun akses nasional (Bandung-Limbangan-Malangbong-Tasikmalaya). Terlebih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah merencanakan Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas).

Pihaknya telah membuat master plan dan Detail Enginering Desain (DED) untuk pengembangan pembangunan destinasi wisata Situ Bagendit berkelas Nasional. Selanjutnya, tahun 2019 berencana membangun UPL agar tidak menimbulkan dampak kerusaksakan lingkungan alam maupun sosial budaya.

(Bam’s)

Artikel Lainnya

spot_img
spot_img