TASIKMALAYA, FOKUSjabar.co.id: Kemacetan di Jalan HZ Mustofa Tasikmalaya a memang pelik dan sulit untuk dipecahkan solusinya. Selama bulan Ramadhan ini, waktu kemacetan di jalan protokol tersebt berubah. Arus lalu lintas tersendat semakin maju waktunya. Sekira pukul 15.00 atau 16.00 lalu lintas sudah semrawut.
Tak pelak lagi banyak warga yang emosi seharusnya puasa menahan lapar, haus, dan amarah dihadapkan dengan kepadatan kendaraan yang luar biasa. Bunyi klakson bersahutan, para pengendara tak sabaran lantaran situasi kemacetan yang rumit terurai.
Camat Cipedes Kota Tasikmalaya Jalaludin menjelaskan biang kemacetan di wilayahnya disebabkan adanya pedagang kaki lima (PKL) dadakan. Ratusan PKL marak mendirikan lapaknya memanfaatkan bulan puasa yang penuh berkah ini yang ramai pembeli.
Mereka sudah bersiap – siap berdagang sedari sore hingga sehabis Maghrib. Beraneka takjil dijual oleh para PKL ini.
“PKL dadakan itu memakan prasarana umum seperti pinggir jalan sehingga menimbulkan kemacetan parah Kami juga terkendala tempat, makanya PKL dadakan ini banyak yang berdagang di pinggir jalan,” ucapnya.
Warga pun jengkel dengan fenomena kemacetan ini. Total ada ribuan laporan dari masyarakat yang mengadu melalui forum medsos FORWATAS.
Jalaludin mengaku belum mempunyai strategi jitu dalam mengatasi kemacetan yang kronis karena banyaknya PKL dadakan di Tambora untuk saat ini. Pihaknya juga tak bisa membina pedagang tersebut lantaran mereka merupakan PKL dadakan yang hanya ada di bulan Ramadhan.
“Kalau PKL yang sudah kami data itu bisa ditempatkan di lokbin (lokasi binaan), ini kan PKL dadakan jadi enggak bisa kami bina,” ungkapnya.
Kendati demikian dirinya memiliki penyelesaian jangka pendek guna memecahkan problem tersebut. Nantinya PKL dadakan itu akan diimbau dan ditertibkan apabila mengganggu ketertiban umum.
“Menertibkan PKL ini kan ibaratnya cukur jenggot. Jenggot dicukur tapi tumbuh lagi. Sama dengan menertibkan PKL, sudah ditertibkan tapi balik lagi, makanya nanti kami selalu lakukan monitoring,” katanya. (DAR)



