Selasa 22 September 2020

Bubos 2018 Kembali Digelar, Jalan Asia Afrika Ditutup

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Buka Bersama On The Street (Bubos) kembali digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di sepanjang Jalan Asia-Afrika Kota Bandung pada Sabtu (2/6/2018) mulai pukul 15.00 WIB. Jalan Asia Afrika sepanjang 2 km pun akan ditutup mulai pukul 12.00 WIB hingga acara selesai sekitar pukul 20.00 WIB.

Ketua Panitia Bubos 2018 Deni Nurdyana menuturkan, even Bubos 2018 digelar berbeda dengan kegiatan di tahun sebelumnya. Salah satunya, karena bertepatan dengan hari turunnya AL Quran (Nuzulul Quran) yakni tanggal 17 Ramadhan, gelaran Bubos 2018 akan dikhidmatkan oleh kegiatan khataman Alquran.

“Untuk jumlah peserta khataman Al Quran di awal acara BUBOS 2018 ini mencapai 300 kelompok pengajian dan panti asuhan yang sudah mendaftarkan diri,” kata Deni saat dihubungi, Sabtu (2/6/2018).

Deni menambahkan, Bubos 2018 diperkirakan akan diikuti oleh 12 ribu lebih masyarakat. Mereka akan makan bersama di sepanjang Jalan Asia Afrika, mulai dari depan Hotel Prama Grand Preanger hingga depan Alun-alun Bandung.

“Yang istimewa, pada kegiatan Bubos tahun ini akan diikuti oleh sekitar 30 komunitas non-Muslim dan beberapa komunitas di antaranya menyumbangkan makanan. Saya tidak menyangka banyak komunitas non-Muslim yang datang dan berpartisipasi, bahkan masuk dalam susunan kepanitaan,” terangnya.

Pihaknya tidak menolak tawaran komunitas tersebut untuk menyukseskan kegiatan karena partisipasi mereka akan menambah kesemarakan acara. Pihaknya menilai jika bantuan yang diberikan bukan dalam rangka ibadah namun lebih kepada kegiatan sosial.

“Makanya saya persilakan mereka berpartisipasi. Dan ternyata cukup banyak,” tambahnya.

Pada penyelenggaraan Bubos 2018 ini, pihak panitia mewajibkan setiap komunitas membawa minimal 25 orang ditambah 10 orang yang akan disantuni. Dengan demikian, dalam setiap komunitas minimal sebanyak 35 orang.

Selain itu, pihaknya pun mewajibkan komunitas yang membawa makanan untuk tidak membungkusnya dengan kertas maupun dus. Makanan yang dibawa diimbau menggunakan kotak makanan plastik atau misting sehingga tidak menimbulkan sampah.

“Kalau menggunakan dus, setelah selesai akan ditumpuk dan dibuang. Tapi kalau menggunakan misting, pasti dibawa pulang kembali. Kalau pun tidak mau dibawa pulang, bisa dikumpulkan dan nanti kami yang kelola,” tuturnya.

Dengan cara tersebut, Deni yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PD Kebersihan Kota Bandung ini berharap, bisa mendidik masyarakat dalam menekan produksi sampah. Pasalnya, berdasarkan catatan PD Kebersihan, produksi sampah Kota Bandung meningkat rata-rata 10 persen selama bulan Ramadan.

“Ayo buktikan, kita bisa berkegiatan tanpa menimbulkan sampah. Semoga ini juga bisa menjadi inspirasi. Meski demikian, kita tetap menyiapkan 100 petugas kebersihan lengkap dengan 100 gerobak sampah yang akan membersihkan acara seperti sedia kala,” tegasnya.

(ageng)

Artikel Lainnya

Oded: Kota Bandung Masih Zona Orange

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Oded M Danial memastikan Kota...

Pilkada Serentak 2020, KPU Pangandaran Tetapkan Paslon pada 23 September

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran akan segera menetapkan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan bersaing di Pilkada Serentak 2020. Penetapan...

Pengamanan Pilkada Mengacu pada Protokol Kesehatan

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Jelang Pilkada serentak 9 Desember 2020, Polres Tasikmalaya menyiapkan skenario pengamanan dengan menempatkan aparat kepolisian, TNI, Satpol PP dan petugas Dishub Kabupaten...

Episode Terakhir Drama Korea Flower of Evil

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Drama Korea Flower of Evil yang di tayangkan di stasiun TV swasta Korea (TVN) memasuki episode terakhir minggu ini. Kalian para pecinta...

Staf Komentar Tak Senonoh ke FANATICS, Agensi Minta Maaf

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Agensi FENT Entertainment merilis permintaan maaf kepada FANATICS terkait komentar stafnya yang tidak pantas. Mereka merilis pernyataan ini setelah ramai pemberitaan soal FANATICS menjadi...

Wali Kota Bandung: Tidak Bisa Senaknya Berikan Kesimpulan Terkait Masker Scuba dan Buff

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Soal larangan penggunaan masker scuba dan buff, Wali Kota Bandung, Jabar, Oded M Danial mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan dinas terkait. "Nanti...

Ini Kata Febri Setelah Uji Coba versus Bandung United

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi mendapat banyak pelajaran dari pertandingan uji coba versus Bandung United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota...