BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kontingen Pusat Pembinaan Olahraga Pelajar (POPP) DKI Jakarta memastikan diri sebagai juara umum pada perhelatan kejuaraan terbuka taekwondo ’12th UPI Chalenge 2018′ yang digelar di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung. Hingga hari terakhir kejuaraan, Minggu (6/5/2018), POPP DKI Jakarta tampil sebagai peraih medali terbanyak.
Kontingen POPP DKI Jakarta berhasil meraih 8 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu. Peringkat dua ditempati kontingen DTC Cibinong dengan raihan 7 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu. Peringkat tiga ditempati kontingen Tegar Beriman Kabupaten Bogor dengan raihan 5 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu. Sedangkan kontingen tuan rumah Kota Bandung harus puas di posisi empat dengan raihan 4 medali emas, 6 medali perak, dan satu medali perunggu.
Kontingen POPP DKI Jakarta meraih empat medali emas di hari pertama, Jumat (4/5/2018), melalui Tegar di kelas kyorugi under 55 kg junior putra, Kenny di kelas kyorugi under 68 kg junior putra, Dhea di kelas kyorugi under 42 kg junior putri, dan Tamara di kelas kyorugi under 49 kg junior putri.
Pada hari kedua, Sabtu (5/5/2018), kontingen POPP DKI Jakarta menambah dua medali emas dari kelas kyorugi under 46 kg junior putri atas nama Dhamytha dan Hilmy di kelas kyorugi under 78 kg junior putra. Dua medali emas terakhir disumbangkan Safira di kelas kyorugi under 62 kg senior putri dan Tiyas di kelas kyorugi under 51 kg kadet putri.
”Ini prestasi membanggakan bagi kami dan menjadi sejarah taekwondo DKI Jakarta. Dengan prestasi ini, kami semakin yakin dan optimis kalau taekwondo DKI Jakarta bangkit dari keterpurukan,” ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) DKI Jakarta, Coki Tanjung saat ditemui di sela-sela kejuaraan, Minggu (6/5/2018).
Sebelum meraih gelar juara umum di ajang 12th UPI Chalenge 2018, tim POPP DKI Jakarta berhasil menempati peringkat dua pada ajang Popnas 2017 di Semarang dan Kejurnas PPLP 2017 di Menado. Tim POPP DKI Jakarta masih kalah kuat dengan tim PPLP Jabar yang tampil sebagai juara umum.
“Barometer taekwondo nasional itu ada di Jabar, DKI Jakarta dan Jateng. Tapi dengan prestasi disini dan kita berhasil mengalahkan Jabar, kita semakin optimis atlet muda kami bisa mencapai peak performance di PON XX dengan meraih banyak medali emas. Mereka akan terus kita bina dalam pelatda yang sudah kita gelar sejak dulu,” tegasnya.
Ketua Pelaksana Kejuaraan 12th UPI Chalenge 2018, Dwi Lestari menuturkan, kejuaraan tahun ini diikuti oleh 1263 atlet taekwondo yang berasal dari 125 kontingen dari 16 provinsi di Indonesia. Jumlah peserta pada gelaran tahun ini, meningkat dari tahun sebelumnya yang diikuti 1047 atlet taekwondo dari 13 provinsi.
“Provinsi yang ikut diantaranya Riau, Kaltim, Babel, Lampung, Jambi, dan seluruh provinsi di Pulau Jawa. Mereka mewakili lembaga seperti PPLP, PPLM, maupun Pengprov, dan unit-unit latihan taekwondo,” ujar Dwi.
Sedangkan untuk nomor yang dipertandingkan dibagi dalam empat kelompok usia yakni pra kadet, kadet, junior dan senior. Baik untuk kelas kyorugi (tarung) maupun poomsae. Kejuaraan pun melibatkan sebanyak 51 wasit yang terdiri dari empat wasit internasional dan 47 wasit nasional.
“Total nomor yang dipertandingkan sebanyak 90 nomor yang terbagi dalam pra kadet sebanyak 25 nomor putra putri, kadet sebanyak 23 nomor putra putri, junior sebanyak 23 nomor putra putri, dan senior sebanyak 19 nomor putra putri. Kejuaraan ini pun bisa terlaksana berkat dukungan Kemenpora RI, KONI Jabar, Pengprov TI Jabar, dan berbagai sponsor,” pungkasnya. (ageng)


