spot_img
Minggu 8 Februari 2026
spot_img

Kondisi Fisik Atlet Jadi Tolok Ukur KONI Kota Bandung Berikan Insus

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Hasil tes fisik akan menjadi salah satu tolok ukur bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung dalam menentukan atlet yang akan mendapatkan insentif khusus (insus) dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII/2018. KONI Kota Bandung telah menggelar tes fisik bagi sekitar 1004 atlet yang saat ini masuk dalam Pelatcab Porda Jabar XIII Kota Bandung di laboratorium sport science FPOK-UPI, Jumat-Minggu (4-6/5/2018).
Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana menuturkan, pelaksanaan tes fisik yang dilakukan merupakan pelaksanaan kali kedua untuk persiapan menjelang Porda Jabar XIII yang akan digelar pada Oktober 2018 mendatang di Kabupaten Bogor. Sebelumnya, pelaksanaan tes fisik terhadap atlet dilakukan oleh cabang olahraga yang bersangkutan dan melaporkan hasilnya kepada KONI Kota Bandung.
“Untuk tes fisik kali ini, kita bekerjasama dengan Dispora Kota Bandung dan FPOK UPI dengan menggunakan peralatan sport science. Kita gelar di laboratorium sport science UPI untuk mendapatkan data pasti kondisi fisik atlet pada enam bulan sebelum pelaksanaan Porda Jabar XIII,” ujar Aan saat ditemui di sela-sela pelaksanaan tes fisik di kampus FPOK UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Minggu (6/5/2018).
Hasil dari tes fisik ini, lanjut Aan, akan menjadi salah satu tolok ukur bagi pihaknya dalam menentukan atlet yang mendapatkan insus. Pasalnya, pihaknya memiliki standar minimal kondisi fisik yang harus dicapai atlet pada enam bulan menjelang pelaksanaan Porda Jabar XIII.
“Kalau kondisi fisik atlet jauh dibawah standar minimal sesuai kecabangannya, bisa saja kita mempertimbangkan ulang untuk pemberian insus. Kondisi fisik ini akan menunjang pada performa atlet saat bertanding nanti. Tapi selain kondisi fisik, kita punya parameter lain untuk menentukan atlet insus seperti track record atlet di berbagai kejuaraan serta hasil wawancara dengan cabang olahraga dan atlet yang bersangkutan,” terangnya.
Kepala Laboratorium Sport Science FPOK-UPI, Agus Rusdiana menuturkan, tes fisik yang dilakukan pihaknya terhadap atlet Pelatcab Porda Jabar XIII Kota Bandung disesuaikan dengan karakteristik cabang olahraga masing-masing. Tes fisik yang dilakukan pun menggunakan standar nasional seperti yang diterapkan bagi atlet yang disiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Jenis tes yang dilakukan diantaranya tes power, kekuatan atau strenght, daya tahan atau muscular injurence, reaksi atau whole body reaction time, koordinasi hingga cardiovascular test dengan metode beep test untuk mengukur kapasitas maksimal oksigen di paru-paru atau VO2Max. Hasil tes akan menjadi parameter awal kondisi fisik atlet yang nanti diintegrasikan dengan program latihan dan kita pun memberikan rekomendasi latihan secara tim maupun individu,” pungkas Agus. (ageng)
spot_img

Berita Terbaru