spot_img
Selasa 25 Juni 2024
spot_img
More

    Pembinaan Golf di Daerah Harus Ditingkatkan

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jawa Barat mengimbau setiap pengurus cabang kota dan kabupaten terus melakukan pembinaan dan meningkatkan kepedulian bagi atlet golf pasca pelaksanaan babak kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII. Multieven olahraga empat tahunan di Jabar ini pun akan menjadi tolok ukur kemajuan pembinaan golf di Jabar menjelang PON XX.

    Ketua Umum PGI Jabar, M Sirod Zudin menuturkan, pihaknya secara khusus telah menurunkan tim untuk memantau perkembangan setiap atlet golf dari kota dan kabupaten yang mengikuti pelaksanaan babak kualifikasi. Hal tersebut dilakukan agar kemampuan atlet semakin meningkat dan kualitas pertandingan cabang olahraga golf di Porda Jabar XIII pun semakin meningkat.

    “Dari hasil pantauan kami, ada beberapa pengcab PGI kota dan kabupaten yang kurang peduli terhadap perkembangan atlet mereka. Untuk itu, kami minta mereka untuk terus mengasah kemampuan atlet mereka sebelum turun di ajang orda Jabar XIII pada Oktober 2018 mendatang,” ujar Sirod saat ditemui usai pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PGI Jabar 2017 di Dago Heritage Golf, Jalan Dago Atas Kota Bandung, Selasa (20/2/2018).

    BACA JUGA:

    KPU Kota Tasikmalaya Umumkan 45 Anggota DPRD 2024-2029

    Salah satu contoh nyata, lanjut Sirod, saat salah seorang atlet asal Kota Bekasi mendatangi Pengprov PGI Jabar karena merasa tidak diperhatikan oleh pengcabnya. Atlet bersangkutan mengaku kebingungan harus mengadu kemana saat mengalami permasalahan dalam latihannya.

    “Ini jangan sampai terjadi karena masalah atlet ini krusial. Kalau misal pengcab tidak bisa, kita akan bina mereka,” tuturnya.

    Kurangnya kepedulian dan kesadaran terhadap cabang olahraga golf yang terjadi di pengurus cabang olahraga, bisa membuat menurunkan prestasi dan minimnya bibit atlet di cabang olahraga golf. Untuk itu, dalam proses pembinaan cabang olahraga golf dibutuhkan sinergi dari semua pihak. Mulai dari orangtua atlet, pengurus hingga pengelola lapangan golf.

    “Ini jadi titik fokus utama kita, bagaimana cabang olahraga golf ini semakin diperhatikan oleh pihak terkait serta makin digandrungi oleh masyarakat. Dengan demikian, atlet-atlet muda potensial pun akan selalu bermunculan di cabang olahraga golf ini,” tegasnya.

    (ageng/DH)

    Berita Terbaru

    spot_img