spot_img
Kamis 1 Desember 2022
spot_img
More

    Ini Kata Dishub Jabar Soal Kecelakaat Maut di Tanjakan Emen

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengemudi Bus Pariwisata Premium Fassion bernopol F-7959-AA, Amirudin dinilai telah melakukan upaya untuk memberhentikan bus saat detik detik terguling di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Sabtu (10/2/2018).

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat Dedi Taufik menjelaskan bahwa dari evaluasi bersama setelah olah TKP, yang bersangkutan berusaha menurunkan kecepatan yang pada saat itu dalam posisi gigi empat.

    Saat kejadian, Amir menurunkan kecepatan hingga merusak rambu rambu lalu lintas dan berakhir dengan benturan hebat pada tebing tinggi meski berakhir dengan memakan korban jiwa.

    “Berdasarkan evaluasi kemarin, angkutan jalan sudah terpasang dengan baik karena boarding light kami juga ditabrak, berarti dia mencoba menghindar dan dia masuk ke tebing untuk mengurangi kecepatan,” ungkap Dedi di Gedung Sate Kota Bandung Jawa Barat, Senin (12/2/2018).

    Dishub Jabar pun akan mengusut soal fungsi pengereman bus tersebut. Dari pemeriksaan, kondisi mesin dan kelengkapan lainnya dalam keadaan baik dan layak.

    “Sudah ada upaya dari sopir untuk mengurangi gigi, dia nabrak PJU dan papan rambu – rambu sehingga dia masuk ke tebing kalau dilihat dari kejadian,” terangnya.

    Untuk diketahui, bus pariwisata yang mengangkut wisatawan itu mengalami kecelakaan di Tanjakan Emen, Subang, Sabtu, (10/2/2018).

    Insiden maut itu terjadi saat bus pariwisata nopol F 7959 AA yang dikemudikan Amir datang dari arah Bandung menuju arah Subang. Bus membawa rombongan wisatawan Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat, Tangerang Selatan.

    Saat di Tanjakan Emen, bus tak terkendali hingga menabrak sepeda motor, kemudian menabrak tebing sebelah kiri jalan hingga terguling di bahu jalan.

    Akibat kejadian ini, sebanyak 27 orang tewas dan lainnya mengalami luka. Seluruh korban tewas saat ini sudah dievakuasi dan dibawa ke keluarganya masing-masing. Untuk korban luka-luka masih dalam tahap perawatan di beberapa rumah sakit.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img