spot_img
Sabtu 10 Desember 2022
spot_img
More

    Minimalisasi Dampak Bencana, BPBD Kabupaten Tasik Berdayakan Ulama dan Santri Jadi Relawan

    TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Membantu penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya menggandeng ulama dan para santri untuk terlibat menjadi relawan siaga bencana.

    Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya Alfian mengatakan, bencana itu tidak bisa diprediksi dan tidak bisa dihindari. Bahkan setiap bencana selalu menimbulkan kerugian, baik materil maupun korban jiwa. Untuk meminimalisasi dan menanggulangi dampak bencana itu, maka peran aktif semua elemen, termasuk ulama dan santri sangat dibutuhkan.

    “Ulama dan santri di Kabupaten Tasikmalaya jumlahnya ribuan, mereka ini memiliki potensi menganggulangi benaca. Jika semua elemen turut membantu, maka saya yakin bisa meminimalisasi dampak bencana,” kata Alfian dalam kegiatan Workshop bertajuk ‘Risiko Bencana Berbasis Pesantren’ di Pendopo Lama, Jalan Wiratanuningrat, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Rabu (7/2/2018).

    Dalam kegiatan tersebut, kata Alfian, ulama dan santri diberikan pembekalan tentang antisipasi bencana. Melalui pembekalan tersebut, pihaknya berharap mereka bisa turut membantu menanggulangi bencana, seperti evakuasi dan lainnya, sehingga dampak negatif bencana bisa diminimalisasi,” jelas dia.

    Lebih lanjut dia mengungkapkan, Kabupaten Tasikmalaya termasuk pada kategori daerah rawan bencana di Indonesia, bahkan nomor lima nasional dan nomor dua se Jabar untuk tingakat ancaman bencananya. Pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap potensi bencana, seperti banjir, longsor, pergerakan tanah termasuk gempa bumi.

    (Seda/LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img