spot_img
Sabtu 1 Oktober 2022
spot_img
More

    Dishub Kota Bandung Angkut Ratusan Kendaraan Parkir Liar dalam 7 Bulan

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menindak tegas pengguna kendaraan roda empat dan roda dua yang parkir liar atau tidak di tempat yang semestinya.

    Kepala Bidang Keselamatan dan Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung Asep Kuswara mengatakan, pada periode Februari hingga September 2022 tercatat ratusan kendaraan diamankan.

    “Jumlahnya terdiri dari 49 roda empat dan 243 roda dua. Mereka parkir liar atau tidak pada tempat yang seharusnya untuk parkir kendaraan,” kata Asep Kuswara, Jumat (23/9/2022).

    Menurutnya, kendaraan yang sekarang ada di Leuwipanjang harus membayar denda. Selain itu, pemilik kendaraan wajib untuk segera menebus dan mengambil kendaraannya.

    “Kami angkut ke Terminal Leuwipanjang dan membayar denda sesuai ketentuan yang berlaku. Pemilik harus segera mengambil kendaraan mereka,” kata dia.

    BACA JUGA: Usai Kopo, Pemkot Bandung Targetkan Bangun Lagi Flyover

    fokusjabar.id parkir liar kota bandung
    Kepala Bidang Keselamatan dan Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung Asep Kuswara. (FOTO: Yusuf Mugni)

    Apabila tidak segera mengambil, lanjut Asep, pemilik kendaraan dapat kena denda tambahan untuk setiap satu hari keterlambatan. Adapun batas maksimal penyimpanan di tempat penampungan yaitu tiga hari.

    “Ketika kendaraan kena angkut, pemilik punya waktu maksimal tiga hari untuk mengambilnya. Jika telat, dendanya lumayan Rp136 ribu per hari untuk roda dua dan Rp245 ribu per hari untuk roda empat,” Asep menuturkan.

    Asep menambahkan, rata-rata pelanggaran parkir liar di tempat yang ada tanda pelarangan karena tidak terdapat tempat parkir dan adanya petugas parkir liar. Selain itu, karena tidak mengetahui tentang peraturan daerah.

    “Pelanggaran meningkat karena lokasi penindakan berbeda-beda. Kebanyakan tidak tahu jika di Bandung itu ada Perda nomor 3 tahun 2020 tentang pelanggaran parkir,” kata dia.

    (Yusuf Mugni/Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img