spot_img
Sabtu 1 Oktober 2022
spot_img
More

    Ribuan Massa Ojol Kepung Gedung Sate

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ribuan massa ojek online (ojol) berunjukrasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (21/9/2022). Dalam aksinya mereka tetap menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi awal September lalu.

    Ketua Forum Serikat Pekerja Transportasi Darat (F-SPTD) Jabar Ahmad Ilyas Prayogo mengatakan, selain menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, aksi yang diikuti 3 ribu orang ini juga menuntut legalitas terhadap organisasi serikat pekerja ojol.

    “Kami menolak kenaikan harga BBM yang berdampak kepada Ojol, kami pun meminta revisi dan evaluasi Permenhub No 12/2019. Kemudian kami meminta legalitas hukum bagi ojol,” kata Ahmad di Area Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (12/9/2022).

    Ojol
    Menolak Kenaikan BBM, Ribuan Massa Ojol Berunjukrasa (Yusuf)

    BACA JUGA: Ratusan Driver Ojol Geruduk DPR Sampaikan Tuntutan Mulai Harga BBM Hingga Potongan Komisi

    Mereka mengancam akan menurunkan massa lebih banyak lagi jika tuntutan para ojol tidak terpenuhi. Pihaknya pun meminta bantuan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

    “Mungkin 100 kali bahkan 1000 kali lebih besar dan kita akan menggandeng KSPSI jika tuntutan ini tidak dipenuhi,” kata Ahmad.

    Selama tujuh tahun menjadi mitra, kata dia, para pekerja transportasi darat, khususnya Ojol belum memiliki payung hukum yang melindungi. Seharunya para pekerja transportasi ini menjadi anugerah, bukan korban dari modernisasi teknologi.

    “Tapi yang terjadi, kami dianggap lahir dari batu, tidak diperhatikan,” kata dia.

    Dalam aksinya, pengunjukrasa meminta pemerintah mengevaluasi tarif yang diberlakukan operator, karena tidak berpihak kepada para ojol, menyusul tarif yang diterapkan sangat menyusahkan, di tengah harga BBM yang naik.

    (Yusuf Mugni/LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img