spot_img
Sabtu 1 Oktober 2022
spot_img
More

    Peparda VI Jabar 2022 Terancam Diundur

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Jadwal pelaksanaan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VI Jawa Barat terancam mengalami pengunduran jadwal. Sebelumnya, multieven olahraga bagi kalangan disabilitas itu akan digelar di Kabupaten Bekasi, November 2022.

    Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jabar, Supriatna Gumilar mengatakan, minimnya alokasi anggaran menjadi penyebab utama jadwal pelaksanaan Peparda VI Jabar batal digelar sesuai jadwal semula. Berdasarkan informasi yang diterima dari Dispora Jabar, alokasi anggaran dari Pemprov Jabar untuk pelaksanaan Peparda VI Jabar sebesar Rp12,5 milyar.

    Sebelumnya, pihak NPCI Jabar mengusulkan anggaran sebesar Rp57 milyar untuk pelaksanaan Peparda VI Jabar. Namun karena kondisi anggaran Pemprov Jabar tidak sehat, dilakukan revisi anggaran sesuai arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar menjadi Rp36 milyar.

    “Kalau anggarannya mentok di angka Rp12,5 milyar, ini menjadi kendala serius terkait penyelenggaraan Peparda VI Jabar. Ini membuat pelaksanaan Peparda VI Jabar kemungkinan besar ditunda,” kata Supriatna saat ditemui di sekretariat NPCI Jabar, komplek SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (21/9/2022).

    Dengan nilai anggaran tersebut, lanjut Supriatna, penyelenggaraan Peparda VI Jabar pun harus melakukan penyesuaian ulang. Salah satunya penyiapaan akomodasi untuk menampung sekitar 3.800 atlet dan ofisial yang dibawah standar.

    “Saya berharap Peparda VI Jabar ini bisa tetap digelar sesuai jadwal. Kita semua harus bersama-sama mengamankan keputusan Pak Gubernur yang sudah menetapkan jika Peparda VI jabar ini dilaksanakan pada November 2022. Kalau sampai tertunda, jelas akan mencoreng nama Jawa Barat,” Supriatna menegaskan.

    BACA JUGA: KPK Tindak Laporan Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK

    Supriatna memahami, minimnya anggaran dari Pemrprov Jabar pasca penanganan pandemi Covid-19 yang melanda hampir dua tahun terakhir. Meski demikian, pihaknya meyakini jika Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bisa mencari solusi terbaik agar pelaksanaan Peparda VI Jabar digelar sesuai jadwal yang sudah ditetapkan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil melalui Keputusan Gubernur Jabar Nomor: 426/Kep.132-Dispora/2022.

    “Kami sangat memahami ketiadaan anggaran pasca Covid -19 dan kami yakin TAPD respek karena kemarin sudah oke dengan anggaran yang diajukan dan menyebut akan ada penambahan. Tapi keputusan finallnya akan ditentukan pada pertemuan pada 28 September mendatang,” Supriatna menegaskan.

    Sebagai perbandingan, pelaksanaan Peparda V Jabar tahun 2018 di Kabupaten Bogor menghabiskan anggaran hiongga Rp45 milyar. Jumlah tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan pengajuan anggaran untuk pelaksanaan Peparda VI Jabar tahun 2022 setelah dilakukan revisi yakni Rp36 milyar.

    Pada Perparda VI Jabar tahun 2022, akan dipertandingkan sebanyak 12 cabang olahraga untuk empat jenis disabilitas (Tuna Netra, Tuna Wicara, Tuna Grahita dan Tuna Daksa). Ke-12 cabang olahraga tersebut yakni atletik, renang, bulutangkis, panahan, voli duduk, judo, tenis meja, angkat berat, catur, goal ball, tenis lapang kursi roda, dan menembak.

    (Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img