spot_img
Sabtu 1 Oktober 2022
spot_img
More

    Hade! Talegong Garut Bebas Pasung ODGJ

    GARUT,FOKUSJabar.id: Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, 60 orang perwakilan dari instansi, UPT dan tokoh masyarakat mengikuti sosialisasi akselerasi penerapan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Aula Gedung PGRI Kecamatan Talegong Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/9/2022).

    Kepala Puskesmas Talegong, Rina Patmawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda khusus pembahasan tentang gerakan hidup sehat, pencegahan penyakit menular dan penyakit tidak menular.

    BACA JUGA: Polsek Talegong Monitoring Turnamen Bola Voli

    Termasuk pencegahan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), pencegahan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta pemaparan Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV).

    Pada kesempatan itu, Rina mengimbau semua kader dan stakeholder agar bekerjasama dengan baik dalam memberikan informasi kepada masyarakat supaya selalu menjaga dan memelihara kesehatan.

    germas fokusjabar.id
    Peserta kegiatan di Talegong (foto Yan Fajari)

    Tak hanya itu, Dia pun mengedukasi seluruh Pelayanan Kesehatan (Yankes) di Puskesmas Talegong.

    Menurut Rina, selain akselarasi penerapan Germas, kegiatan ini juga membentuk kader-kader kesehatan jiwa di masing-masing Desa.

    Mereka bertugas membantu pendataan identifikasi ODGJ, pemantauan minum obat pasien, memotivasi pasien dan membantu terapi aktivitas pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa.

    “Mudah-mudahan semua masyarakat bisa menerapkan aksi Germas,” katanya.

    Petugas Imunisasi Puskesmas Talegong, Fitri Islamina menjelaskan, PCV merupakan salah satu Vaksin yang berguna untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian, khususnya pada bayi.

    Fitri menyebut, PCV bukan merupakan vaksin baru karena telah dipakai pada tahun 2017 lalu di NusaTenggara.

    “PCV akan dijadikan gerakan nasional untuk vaksinasi bayi usia  0-11 bulan,” imbuhnya.

    Sementara salah seorang pemateri kegiatan, Tandi mengatakan, gangguan jiwa merupakan sindrom akibat depresi, kecemasan dan trauma.

    Penyebabnya karena beberapa faktor. Di antaranya, faktor genetika, malnutrisi dan proses persalinan.

    BACA JUGA: Bakesbangpol Garut Lakukan Pembinaan dan konseling di Talegong

    “Semua itu dapat diantisipasi dengan kesigapan semua pihak dalam meminimalisir serta deteksi dini penekanan terjadinya suatu penyakit dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Tandi mengklaim bahwa di Kecamatan Talegong sudah bebas pasung bagi penderita ODGJ. Itu semua berkat kesigapan seluruh pihak.

    Terpantau FOKUSJabar, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Talegong, Wiati Kartini  mengukuhkan seluruh kader kesehatan desa yang sudah dibentuk.

    (Yan Fajari/Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img