spot_img
Sabtu 1 Oktober 2022
spot_img
More

    Pemuda Madiun Bantu Bjorka, Polri: Demi Uang dan Terkenal

    JAKARTA,FOKUSJabar.id: Hacker Bjorka menjadi perbincangan belakangan setelah meretas website institusi negara, dari membuka tokoh di balik kematian aktivis Munir hingga membongkar data pribadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G Plate.

    Karena Aksinya tersebut, pemerintah sampai membentuk tim khusus (timsus) yang terdiri dari Kominfo, BIN, dan Polri untuk memburu pelaku di balik Bjorka.

    Belakangan timsus menangkap pemuda asal Madiun, Muhammad Agung Hiyatullah (21), yang diduga terlibat dalam aktivitas Bjorka. Ia ditangkap di wilayah Madiun, Jawa Timur, Rabu (14/9/2022).

    Setelah menjalani rangkaian pemeriksaan selama dua hari di Mabes Polri, Agung akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (16/9/2022).

    BACA JUGA: Bansos Anak Yatim Piatu Rp200 Ribu Bakal Disalurkan Mulai Desember

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Agung dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

    “Pasal UU ITE,“ kata Dedi, Jumat (16/9/2022).

    Namun, Polri memutuskan tidak menahan Agung dengan alasan kooperatif selama pemeriksaan. Ia pun hanya dikenakan wajib lapor.

    “Yang bersangkutan tersangka dan tidak ditahan, dikenakan wajib lapor karena kooperatif,” ujar Dedi, seperti dilansir IDN.

    Dari hasil pemeriksaan, Agung diketahui merupakan salah satu orang yang terkait dengan aktvfitas hacker Bjorka.

    Ia diduga membuat akun Telegram @Bjorkanism untuk menyebarkan data pribadi orang lain atau institusi negara.

    Juru Bicara Divhumas Polri, Kombes Pol Ade Yaya Suryana mengatakan, motif Agung adalah membantu Bjorka agar terkenal dan mendapatkan uang.

    “Adapun motif tersangka membantu Bjorka untuk menjadi terkenal dan mendapatkan uang,” kata Ade Yaya Suryana, seperti dilansir IDN.

    Agung juga diketahui pernah tiga kali mengunggah cuitan bernada ancaman. Salah satunya kepadaPresiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

    Agung mengunggah cuitan itu di akun Telegram @Bjorkanism, pada 9 September 2022 dengan mengancam membuka data pribadi Jokowi.

    “The next leaks will come from the president of Indonesia,” ujar Ade membacakan cuitan Agung.

    Selain ancam ke Presiden, ia juga kedapatan mengancam buka data Pertamina. Cuitan itu ia unggah pada 10 September 2022.

    “To support people who has stabbling by holding demonstration in Indonesia regarding the price fuel oil, i will publish myPertamina database soon,” tambahnya.

    Selain ancam Presiden dan Pertamina, ia juga sempat mengunggah satu cuitan lainnya.

    “8 September 2022, ‘Stop Being Idiot’,”ujar Ade.

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img