spot_img
Minggu 2 Oktober 2022
spot_img
More

    Besok, Ribuan Warga Jabar Tampilkan Tari Kolosal Di Hari Perdamaian Dunia

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Peringatan Hari Perdamaian Dunia ribuan warga akan menampilkan Tari Merak Kolosal bertema  ‘Merak Sadunya, Gotong Royong Perempuan Merawat Nusantara’ secara daring dan luring di halaman Gedung Sate, Minggu (18/9/2022).

    Kegiatan itu terlaksana atas kerja sama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dengan gabungan pegiat kemanusiaan dan komunitas seni dan budaya yakni Rumpun Indonesia,Pusat Bina Tari Bandung, Sasikirana KoreoLab & Dance Camp, serta Jabar Masagi.

    “Kegiatan ini bermaksud untuk mengajak perempuan lintas disiplin, lintas wilayah dengan beragam latar belakang, untuk menari bersama dengan narasi yang menunjukkan semangat persatuan, upaya pemajuan kebudayaan, dan membangun toleransi,” ujar Pemerhati Budaya dari Rumpun Indonesia Marintan Sirait, dalam rilis yang diterima Sabut (17/9/2022).

    BACA JUGA: Disparbud Jabar Gaet Wisatawan Lokal Dari Timur Untuk Realisasikan 40 Juta Kunjungan

    Marintan menambahkan, Tari Merak merupakan simbol tepat yang merepresentasi kepedulian perempuan terhadap lingkungan, membangun semangat gotong royong bagi perempuan yang masih memiliki keterbatasan bersuara, dan dukungan terhadap gerakan inklusivisme. Sangat tepat ditampilkan pada Hari Perdamaian Dunia.

    “Melalui kerja sama lintas komunitas ini, kami meyakini bahwa pendekatan seni mampu membuka ruang ekspresi juga sekaligus menjadi jembatan untuk berpikir secara kritis mengenai persoalan sosial yang berkembang di tanah air dan dunia,” kata dia.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar menuturkan, tema ‘Merak Sadunya’ adalah simbol menjaga kerukunan dan membangun penghargaan terhadap keberagaman saudara sebangsa setanah air dengan merawat semangat gotong royong melalui strategi mengenalkan nilai-nilai budaya kearifan lokal di ruang publik.

    “Selain itu, kegiatan ini bagian dari sosialisasi dan promosi bahwa budaya sunda itu indah,” kata dia.

    Kepala Bidang Kebudayaan, Febiyani menambahkan, kolaborasi Disparbud Jabar bersama pegiat kemanusiaan dan perempuan bukan pertama kali dilakukan.

    Pada April lalu, Disparbud Jabar dan komunitas perempuan telah menggelar seminar ‘Gerakan Perempuan untuk Kehidupan yang Lestari’ dalam rangka memperingati Hari Kartini, Hari Bumi, dan Hari Tari Sedunia.

    BACA JUGA: Kuliner Yogyakarta Populer dan Murah, Wajib Dicoba!

    “Lalu pada Mei lalu kami juga mengadakan seminar ‘Gerakan Gotong Royong Perempuan’ dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2022. Kedua webinar ini melibatkan panelis dari para pelaku gerakan perempuan berskala nasional dan disambut publik dengan antusiasme yang tinggi,” kata dia.

    “Jadi acara ini merupakan bentuk dukungan dari Pemprov Jabar untuk komunitas kemanusiaan dan perempuan dalam membentuk narasi persatuan dalam konsep seni dan budaya,” katanya menambahkan.

    Berita Terbaru

    spot_img