spot_img
Senin 29 November 2021
spot_img
spot_img

Lebih dari 5 Persen Kasus Covid-19, Pemkot Bandung Hentikan Aktivitas di Salah Satu Sekolah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) hentikan sementara aktivitas salah satu sekolah yang mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas menyusul kasus Covid-19 yang menimpa siswa dan Guru di atas 5 persen.

“Kalau saya nggak salah ada satu sekolah yang memang di atas 5 persen. Itu harus ditutup aktivitasnya,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung Jalan Wastukencana, Kamis (21/10/2021).

Oleh karena itu, pihaknya meminta Dinas Pendidikan (Disdik)  melakukan evaluasi terkait pelaksanaan PTM terbatas termasuk memastikan penyebaran Covid-19 berawal dari mana.

“Kalau evaluasi ini kan yang saya minta tadi ke teman-teman Disdik. Proses penyebarannya bisa dari rumah, di angkutan/perjalanan. Di sekolahnya saya yakin Insya Allah prokesnya baik,” ucapnya.

BACA JUGA: Kebijakan PPKM Level 2 di Kota Bandung Akan diPutuskan Saat Ratas

Yana mengungkapkan, sekitar 10 persen siswa dan guru dari total 2.000 lebih sekolah berbagai jenjang dilakukan tes PCR. Kebijakan tersebut untuk memastikan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka aman bagi siswa dan guru.

“Kalau hasilnya di satu lokus di bawah 1 persen itu hanya ditracing kelasnya tapi kalau hasilnya 1 sampai 5 persen itu di tracing satu sekolahnya tapi kalau hasilnya di atas 5 persen sekolah itu saja yang ditutup,” ungkapnya.

Yana menambahkan, aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di Sekolah Dasar (SD) yang berpotensi menyebabkan kerumunan. Ia pun telah meminta Satpol PP Kota Bandung untuk menertibkan hal tersebut.

BACA JUGA: Evaluasi PPKM: Naik Pesawat Wajib PCR!

“Saya lihat di SD di luar itu ada PKL (pedagang-pedagang makanan) dan berkerumun. Potensi itu yang mungkin  penyebabnya. Saya sudah ke Disdik dan Satpol PP untuk menertibakan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni/Bambang)

Artikel Lainnya

spot_img
spot_img