spot_img
Kamis 14 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Jabar Juara Umum PON 2021 Papua, Konsistensi Pembinaan Atlet Saat Pandemi Teruji

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Jawa Barat (Jabar) kembali meraih gelar juara umum setelah mengumpulkan 125 medali emas, 97 medali perak, dan 111 medali perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Acara yang bakal ditutup pada Jumat 15 Oktober 2021 ini, dinilai memberikan pelajaran konsistensi pembinaan atlet meski dihadapkan dengan keterbatasan di masa Pandemi.

Anggota Komisi 1 DPR RI yang juga Ketua Harian Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jawa Barat Muhammad Farhan memastikan gelar juara umum kembali diraih Jabar.

Bahkan, di hari terakhir pertandingan, tim renang Aquatic Jabar berhasil meraih tambahan medali emas.

Jabar
Pon Papua 2021 (foto WEB)

“Semoga hari ini kita dapat kembali memberikan prestasi terbaiknya agar membantu mengokohkan posisi kontingen Jabar sebagai juara umum PON XX-2021 Papua. Mohon do’a restu dari seluaruh masyarakat Jawa Barat,” kata Farhan melalui rilisnya, Kamis (14/10/2021).

Meski dihadapkan dengan keterbatasan akibat pandemi, Farhan menilai bahwa sistem pembinaan maupun regenerasi atlet di Jabar terbukti berhasil. Bahkan, sistem pembinaan dengan kompetisi dari level dini hingga menengah teruji memunculkan bibit – bibit atlet unggul.

BACA JUGA: Jabar Juara Umum Cabang Olahraga Renang Peparnas XV/2016

“Pembinaan atlet berprestasi di Jabar adalah bagian dari pembangunan peradaban untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat. Itu sebabnya semua cabor menggunakan metode ilmiah untuk mengembangkan prestasi dan melakukan talents scouting (pemanduan bakat) sebagai bibit awal pembinaan atlet muda,” kata dia.

Hal ini disadari betul semua insan olahraga di Jabar. Terlebih KONI Jabbar dengan dukungan penuh Gubernur Jabar Ridwan Kamil bekerjasama erat memastikan pembinaan berujung prestasi.

Menurut dia, pembinaan atlet melalui talents scouting yang tepat mampu mengembangkan bakat sejak dini dan hal ini dimulai dari lingkungan keluarga. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para pengurus pembina dan pecinta setiap cabor yang merata di seluruh Jawa Barat.

In Sya Allah semuanya bermuara ke prestasi dan jaminan kesejahteraan di masa depan,” kata dia.

Bahkan, kata dia, sistem pembinaan ini berguna untuk ajang Internasional. Terlebih visinya pun sudah mendunia. Seperti cabor renang yang memiliki satu atlet dan satu pelatih nasional yang mewakili Indonesia ke Olimpiade Tokyo yang lalu.

“Maka Jabar harus berorientasi melahirkan atlet kelas dunia,” kata Farhan.

Pada PON XIX 2016, Jawa Barat pun berhasil menjadi juara umum setelah mengoleksi 531 medali, yakni 217 emas, 157 perak, dan 157 perunggu, disusul Provinsi Jawa Timur dengan 404 medali, yakni 132 emas, 138 perak, dan 134 perunggu. Kemudian ada DKI Jakarta dengan 374 medali, yakni 132 emas, 124 perak, dan 118 perunggu.

(LIN)

Artikel Lainnya

spot_img