spot_img
Minggu 9 Mei 2021
spot_img
spot_img

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Evaluasi Proses Pilkada 2020

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya sudah mulai merancang sejumlah langkah, bahkan menyusun formula pengawasan yang lebih efektif menjelang Pemilu 2024.

Meski pelaksanaanya masih jauh, namun tahapan menuju Pilpres, Pileg hingga Pilkada tahun 2024 diperkirakan akan dimulai bulan Mei 2021.

“Memang belum ada ketetapan terkait tahapan Pemilu 2024. Tapi kami sudah mulai merancang formulanya hingga pengawasan pelaksanaan pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan yang sangat krusial,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Junda, Senin (12/4/2021).

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Evaluasi Proses Pilkada 2020 1
Raker Bawaslu bersama Stakeholder Pilkada lalu (foto Farhan)

Adapun rapat kerja dengan stakeholder pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 lalu bersama KPU,TNI/Polri, BIN, Gakumdu dan lainnya merupakan upaya Bawaslu mengevaluasi seluruh kegiatan pengawasan pada ajang pemilu sebelumnya sebagai refleksi menjelang penyelenggaraan pemilu berikutnya.

BACA JUGA: Bawaslu Pangandaran Rekomendasi 3 TPS Lakukan PSU 

“Kami undang stakeholder agar ada masukan-masukan serta perbaikan terkait pengawasan yang telah dilakukan Bawaslu. Terlepas ada kekurangan atau tidak, kami sangat butuh saran maupun kritikan demi proses demokrasi yang dinamis dan sehat menuju pemilu berkualitas,” kata Dodi.

Keterlibatan stakeholder Pilkada yang optimal, serta kehadiran masyarakat sebagai pengawasan partisipatif, menjadi kunci terselenggaranya proses pengawasan demokrasi pada Pilkada lalu menjadi bermartabat

“Pengawasan partisipatif dalam proses pemilu itu penting. Pengawasan masyarakat sebagai mitra Bawaslu merupakan aset penting yang harus terus dikembangkan. Apalagi pengawasan ke depan akan menyentuh pelanggaran di media sosial atau siber, seperti politik ujaran kebencian, hoaks dan lain sebagainya,” kata dia. 

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin mengatakan, minimnya pelanggaran yang terjadi pada Pilkada 2020 adalah bukti keberhasilan Bawaslu dalam melakukan pencegahan serta pengawasan yang ketat.

Menurut dia, kolaborasi antar penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu, serta bantuan aparat kemanan baik dari TNI maupun Polri termasuk Pemkab Tasikmalaya mampu mengantarkan seluruh tahapan Pilkada 2020 berjalan aman, nyaman dan sehat meskipun dalam situasi pandemi.

“Banyak bukti kesuksesan pada penyelenggaraan Pilkada 2020 lalu. Salah satunya adalah tingkat partisipasi yang meningkat signifikan. Di samping itu juga tidak memunculkan kluster baru Covid-19,” kata Zamzam.

Dia mengapresiasi apa yang dilakukan Bawaslu dalam mengevaluasi pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada.

“Tentu rapat evaluasi ini, menjadi modal dasar Bawaslu untuk melangkah dalam hal pengawasan pemilu tahun 2024 nanti lebih baik,” kata dia. 

(Farhan/LIN)

Artikel Lainnya

spot_img