Senin 18 Januari 2021

Krisis Akibat Covid-19, Sektor Usaha dan Wisata Akan Direlaksasi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pandemi Covid-19 membawa dampak buruk bagi perekonomian
dunia, termasuk Indonesia dari sisi pariwisata.

Terkait hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berusaha meningkatkan kembali sektor ekonomi. Salah satunya dengan merelaksasi izin operasional beberapa sektor usaha dan pariwisata.

Meski saat ini kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional Jawa-Bali kembali diberlakukan sebagai upaya penanggulangan Covid-19 dan berdampak pada pengurangan jam operasional serta okupansi, namun Pemkot Bandung tidak tinggal diam.

BACA JUGA: Pejabat Hingga Publik Figur di Kota Bandung Ikuti Vaksinasi Tahap Pertama

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku sudah berkoordinasi bersama dinas terkait. Salah satunya dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) untuk memberi stimulus agar sektor ekonomi di Kota Bandung bergerak.

Salah satunya yaitu dengan cara mengaktivasi kembali pameran-pameran atau pasar kreatif. Sebelumnya Disdagin dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) pun pernah mengelar pameran tersebut.

“Kita coba aktivasi melalui pameran dan acara lainnya. Seperti kemarin dari Disdagin itu Pasar Kreatif. Saya dorong lagi Disdagin mungkin dengan Disbudpar bisa menghadirkan kembali acara-acara. Banyak pelaku usaha atau UMKM yang sudah dikurasi oleh Disdagin. Itu bagus-bagus, pamerkan saja,” kata Yana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Jabar, Kamis (14/1/2021).

Untuk itu, pihaknya meminta para pengusaha di Kota Bandung untuk bersabar dan sama-sama berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Tunggu dulu, sabar dulu minimal sampai 25 Januari,” kata dia.

(Yusuf Mugni/Ageng)

Artikel Lainnya

Krisis Akibat Covid-19, Sektor Usaha dan Wisata Akan Direlaksasi 1
Krisis Akibat Covid-19, Sektor Usaha dan Wisata Akan Direlaksasi 2