Kamis 14 Januari 2021

Ini Kemungkinan Reaksi dari Vaksin yang Disuntikan ke Jokowi

BANJAR,FOKUSJabar.id: Program Vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19) guna menekan angka penyebaran di Indonesia di mulai Rabu (13/1/2021).

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang disuntik vaksin covid-19 yang di produksi Sinovac. Vaksin jenis Sinovac tersebut telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Aithorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penggunaan darurat vaksin tersebut seperti yang dilansir dari Kompas.com vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk melakukan program vaksinasi itu di Indonesia.

vaksin fokusjabar.id
(foto web)

Adapun khasiat atau efikasi vaksin serta kajian hasil uji klinis tahap terakhir telah di uji oleh BPOM. Dalam hal itu ada beberapa poin penting yang harus diketahui.

Pemberian izin dalam penggunaan darurat vaksin Sinovac tersebut didasari atas data analis serta uji klinis yang dilakukan di Bandung beserta dukungan data dari Turki dan Brazil. Dalam uji klinis  buatan Cina yang digunakan di Indonesia itu memiliki tingkat efikasi 65,3 Persen.

BACA JUGA: Jokowi Divaksin, Ini Anggaran Vaksin Corona Pemerintah

“Hasil analisis efikasi vaksin menunjukan tingkat efikasi sebesar 65,3 persen,” kata Kepala BPOM Penny Lukito.

Lanjutnya Penny mengatakan vaksin Sinovac ini telah memenuhi syarat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai edukasi vaksin minimal sebesar 50 persen.

“Artinya angka edukasi vaksin Sinovac ini bisa menurutkan kejadian infeksi covid-19 hingga 65,3 persen,” katanya

vaksin fokusjabar.id
ilustrasi (foto web)

Penny mengatakan efek samping vaksin Sinovac ini diberi dalam dua dosis dengan 0,5 milimeter per dosisnya. Hasil Uji Klinis di pastikan akan digunakan dalam program vaksinasi nasional aman dan vaksin tersebut tidak akan menimbulkan efek samping serius.

“Vaksin Sinovac ini secara keseluruhan aman dan efek samping yang timbul sifatnya ringan hingga sedang,” kata dia.

Selain itu, Penny mengatakan Vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia ini telah dinyatakan Halal oleh Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan fatwa yang dikeluarkan Nomor 2 Tahun 2021 tentang produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac Life Sciences Co.Ltd. China dan PT Bio Farma (Persero), Fatwa telah diterbitkan pada 11 Januari 2021, menyusul dikeluarkannya EUA oleh BPOM.

“Vaksin covid-19 yang diproduksi Sinovac Life Science.Co.Ltd. China dan PT Bio Farma (Persero) itu mengikat tiga vaksin yaitu CoronaVac, Vaksin Covid-19, dan Vac2Bio,” kata dia

Kendati demikian,Vaksinasi Covid-19 boleh dipergunakan umat Islam sepanjang terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten. Fatwa berlaku saat ditetapkan dan disempurnakan jika dikemudian hari terdapat kesalahan. Ia juga mengatakan dalam vaksin ini memilki reaksi yang mana satu perusahaan vaksin tidak akan mampu memproduksi cukup dosis untuk memberi vaksin pada 7,8 miliar orang dalam hitungan bulan,

Berikut sejumlah reaksi yang akan muncul setelah divaksin, diantaranya sebagai berikut:

1. Reaksi Lokal
Bereaksi lokal sepeti nyeri, kemerahan, bengkak pada tempat suntikan atau reaksi lokal yang berat semisal selutis.

2. Reaksi Sistemik

Reaksi Sistematik akan sebabkan Demam, Nyeri Otot seluruh tubuh (myalgia), nyeri sendi (atralgia), badan akan lemah, serta akan bereaksi juga Sakit Kepala.

3. Reaksi Lainnya
Adapun reaksi lainnya akan sebabkan reaksi alergi seperti urtikaria, Ordem reaksi anafilaksis syncope (pingsan).

4. Kelompok eksklusi
Pemberian vaksin harus dengan pertimbangan, termasuk penyakit penyerta dan kondisi tubuh penerima.

Artikel Lainnya

Ini Kemungkinan Reaksi dari Vaksin yang Disuntikan ke Jokowi 1
Ini Kemungkinan Reaksi dari Vaksin yang Disuntikan ke Jokowi 2