spot_img
Kamis 1 Desember 2022
spot_img
More

    Bantu Industri Kecil Menengah, KSP Kembali Kunjungi PLB

    BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bantu pengadaan bahan baku tekstil Industri Kecil Menengah (IKM) sektor konveksi di wilayah Jawa Barat, dan menindaklanjuti kunjungan pertama Kantor Stap Presiden (KSP) ke Pusat Logistik Berikat (PLB) di Batujajar 7 Noverber 2017 lalu, kali ini perwakilan KSP kembali mengunjungi PLB.

    Dipimpin senior advisor Andi Widjajanto kunjungannya kali ini untuk melihat keberadaan serta fungsi PLB bagi para IKM serta bertemu langsung dengan para pelaku IKM. Hal itu menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membantu IKM, terutama dalam hal ketersediaan bahan baku import.

    “Selama ini pelaku IKM mendapat bahan baku import dengan harga tidak kompetitif. Hal itu karena para pelaku IKM membeli secara individual atau belum terkonsolidasi dan tidak adanya akses langsung kepada penyedia bahan baku,” kata Andi, Kamis (1/2/2018).

    Untuk itu, Kementrian Pedagangan mengelurakan Permendag RI no 64 /M-DAG/PER/8/2017 tentang perubahan atas Permendag no 85/M-DAG/PER/10/2015 untuk memfasilitasi ketersediaan bahan baku import bagi para IKM.

    Kementrian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea&Cukai dengan PLB sebagai tempat mendapatkan bahan baku pengusaha pemilik izin API-U sangat didukung. Hal itu dibuktikan dengan diresponnya mandat dari Presiden Jokowi untuk mendekatkan bahan baku dengan pelaku industri di dalam negeri.

    Sehingga dikeluarkanlah PMK Nomor 272/PMK.04/2015 tentang PLB yang kemudian diikuti dengan Perdirjen BC Nomor PER-01/BC/2016 tentang Tata Laksana PLB, Perdirjen BC Nomor PER-02/BC/2016 terkait BC 1.6 (pemasukan barang import ke PLB), dan Perdirjen BC Nomor PER-03/BC/2016 terkait BC 2.8 (pengeluaran barang import dari PLB).

    Terlebih Jokowi pada 30 Maret 2016 lalu menyatakan bahwa di era kompetisi, era percepatan kerja, pembangunan dan menjadikan PLB sebagai hub logistik di Indonesia, Asia Pasifik dan ada di Indonesia .

    “Dengan sinergi antara dua kementrian ini, diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi pelaku IKM sektor konveksi,” kata Andi.

    Adapun manfaat yang diberikan kepada IKM, di antaranya: kemudahan pengadaan bahan baku dan bahan penolong import, kemudahan pengadaan mesin dan alat produksi import, memperpendek jarak antara produsen bahan baku dan IKM (mempercepat jalur distribusi), memperluas jaringan pemasok dari mancanegara, serta membantu melakukan sortasi, inventarisasi, serta penyimpanan bahan baku. Terutama dengan adanya PLB yang tidak hanya membantu bahan baku bagi industri besar tetapi juga bagi pelaku IKM.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img