spot_img
Rabu 30 November 2022
spot_img
More

    Dukung Pengembangan Kawasan Pantura, ITB Buka Tiga Prodi Baru di Kampus Cirebon

    BANDUNG, FOKUSJabar.id : Untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang sedang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat di wilayah Pantura (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan), Institur Teknologi Bandung (ITB) membuka tiga program studi (prodi) baru di kampus Cirebon. Ketiga prodi tersebut yakni Teknik Industri, Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Seni Rupa Kriya dan Tekstil.

    Rektor ITB, Kadarsah Suryadi menuturkan, pembukaan tiga prodi di ITB – kampus Cirebon tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kedepan di wilayah Pantura. Hal ini dilakukan pihaknya untuk menyiapkan tenaga-tenaga ahli yang nantinya akan berkontribusi untuk membangun wilayah Pantura.

    “Jadi kami punya alasan tersendiri mengapa ketiga prodi tersebut dibuka di kampus Cirebon. Dan sudah ada mahasiswa di tiga prodi tersebut yang saat ini dititipkan di kampus Jatinangor, kedepan mereka akan berkuliah di kampus Cirebon,” ujar Kadarsah saat ditemui di kampus ITB, Jalan Ganesha Kota Bandung, Selasa (30/1/2018).

    Untuk prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, lanjutnya, dibuka dengan tujuan mempersiapkan tenaga ahli yang akan mengembangkan kawasan Pantura. Pasalnya, saat ini pembangunan infrastruktur di kawasan Pantura sedang digenjot oleh Pemprov Jabar.

    “Sebentar lagi di kawasan Pantura akan ada bandara internasional di Kertajati, Majalengka. Lalu akan ada rute kereta api, jalan tol, hingga pelabuhan. Karena itu, akan ada perkembangan signifikan di wilayah Pantura sehingga kita siapkan tenaga ahli untuk tata kota,” tuturnya.

    Dengan perkembangan dan pembangunan infrastruktur tersebut, sektor industri di kawasan Pantura pun dipastikan akan ikut berkembang. Beberapa kota dan kabupaten di kawasan Pantura pun, tidak menutup kemungkinan akan menjadi kota metropolitan baru di Jawa Barat.

    “Infrastruktur memadai dan akses yang lebih mudah dipastikan akan mendorong industri-industri berkembang di kawasan tersebut. Dan untuk itulah kita buka prodi Teknik Industri untuk menunjang kemajuan tersebut,” tambahnya.

    Sementara untuk prodi seni rupa kriya dan tekstil, lanjut Kadarsah, disiapkan untuk menciptakan tenaga ahli yang akan mempertahankan salah satu ciri khas dan keunggulan di kawasan Pantura, khususnya Cirebon yakni batik. Dengan dukungan dosen serta tenaga pengajar yang memiliki jaringan international, keberadaan prodi Seni Rupa Kriya dan Tekstil dipastikan akan semakin memperkuat identitas batik di wilayah Pantura, khususnya Cirebon.

    “Rencananya, Kampus ITB Cirebon akan dibangun pada tahun ini setelah mendapatkan dukungan dari Pemprov Jabar. Nanti, kampus Cirebon akan dibangun diatas lahan seluas 30 hektare di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

    (ageng/vetra)

    Berita Terbaru

    spot_img