spot_img
Senin 28 November 2022
spot_img
More

    Sering Merugi, Sawah Tadah Hujan Purwadadi-Lakbok di Ciamis Butuh Solusi

    CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sawah tadah hujan di Kecamatan Purwadadi dan Lakbok butuh solusi. Pasalnya, ratusan sawah tadah hujan di dua kecamatan tersebut sering merugi. Penyebabnya adalah selalu tergenang air jika musim hujan dan mengering apabila kemarau.

    “Permasalahan sawah di Purwadadi dan Lakbok ini belum terselesaikan bahkan sudah puluhan tahun lalu,” kata petani asal Purwadadi, Misman, Minggu (28/1/2018).

    Menurut Misman, upaya dalam mengatasi kekeringan di sawah tadah hujan Purwadadi dan Lakbok, Pemerintah Kabupaten Ciamis telah memberikan solusi pipanisasi. Namun pipa yang diberikan terlalu kecil, hanya bisa mengairi beberapa hektare sawah di dua kecamatan tersebut.

    “Mesinnya dan pipany terlalu kecil untuk mengairi hektaran sawah di beberapa desa di Kecamatan Purwadadi. Kami dari dulu butuh pipanisasi yang lebih besar dengan biaya sekitar Rp600 juta,” ucapnya.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Ciamis, Kustini mengungkapkan, sarana pengairan di wilayah Kecamatan Lakbok dan Kecamatan Purwadadi masih belum optimal.

    “Sawah di dua daerah itu sering tergenangan saat hujan dan kekeringan saat kemarau. Ini membuat produktivitas padi di Ciamis terkendala. Meski begitu, Ciamis masih menjadi penyedia padi untuk kebutuhan nasional,” ujarnya.

    Dia berharap, kendala pertanian padi di Kabupaten Ciamis segera terselesaikan.

    (Ibenk/Vetra)

    Berita Terbaru

    spot_img