spot_img
Senin 28 November 2022
spot_img
More

    Tambah Bus Bandros, Pemkot Bandung Kucurkan Rp12,4 Miliar

    BANDUNG, FOKUSJabar.id : ‎Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menambah 12 bus Bandros (Bandung Tour on Bus) baru dengan menggunakan dana APBD Kota Bandung sebesar Rp12,4 miliar. Dengan tambahan 12 bus, maka Pemkot Bandung memiliki 18 bus Bandros.

    “Kami putuskan menambah bus Bandros ‎ini tidak dengan pola CSR karena lama untuk meyakinkan pihak ketiga untuk menyumbang. Dalam tiga tahun, kita hanya dapat enam bus,” ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil saat peluncuran 12 bus Bandros di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Jumat (19/1/2018).

    Ke-12 bus Bandrod tersebut, lanjut Emil, kini tampil beda dengan cat warna-warni. Ke-12 bus Bandrods tersebut, akan melayani di lima rute wisata yang disesuaikan dengan warna setiap bus.

    Untuk bus Bandrod berwarna biru, akan berkeliling dari Alun-alun Bandung, Cibaduyut, Taman Leuwipanjang, Museum Sri Baduga, Alun-alaun Regol dan Buah Batu. Lalu bus Bandros warna kuning akan melewati rute lapangan Gasibu, Taman Cibeunying, Taman Superhero, Taman Foto, Gedung Merdeka, Alun-alun Bandung dan Braga.

    ‎Kemudian bus Bandros warna ungu akan berkeliling mulai dari lapangan Gasibu, Taman Cikapayang, Alun-alun Ujungberung, Museum Geologi, dan Pusdai. Sedangkan bus Bandros warna hijau akan melayani rute Chinatown, Pasir Kaliki, Alun-alun Cicendo, Karang Setra, UPI, dan GOR Pajajaran. Dan bus Bandros warna ‎merah muda akan akan melintasi rute lapangan Gasibu, Taman Pasupati (Taman Jomblo), Teras Cikapayang, Teras Cihampelas, hingga Taman Budaya.

    “Selain lima Bandros yang akan melayanirute wisata bagi warga dan wisatawan, juga ada bus Bandros warna hitam yang diperuntukkan khusus untuk tamu VIP yang datang ke Kota Bandung,” tambah Emil.

    ‎Kedepan, lanjut Emil, dirinya berharap ada satu bus Bandros yang dipinjamkan ke kecamatan-kecamatan. Dengan demikian, tidak hanya wisatawan, tapi juga warga di kewilayahan bisa menikmati layanan bus Bandros.

    “Untuk pengelolaan 12 bus Bandros‎ saat ini dipegang Dishub secarta swakelola. Nanti, Dishub akan melakukan lelang untuk menentukan pengelola bus Bandros sehingga bisa dimanfaatkan lebih profesional,” tegasnya.

    Untuk tarif bus Bandros sendiri, Kepala Dishub Kota Bandung, Didi Ruswandi mengaku masih mengkajinya. Dengan demikian, operasional bus Bandros ini tidak mengganggu angkotan kota atau angkutan umum yang lain.

    “Nanti kita akan tetapkan dua jenis tarif yakni tarif sekali jalan antara Rp10 ribu sampai 15 ribu dan tarif seharian atau one day pass antara Rp25 ribu sampai Rp50 ribu. Untuk saat ini, kita uji rute dulu dan kemungkinan di bulan Februari 2018 baru bisa jalan,” pungkas Didi.

    (ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img