spot_img
Senin 28 November 2022
spot_img
More

    Ini Program Pemerintah Pusat untuk Revitalisasi DAS Citarum

    BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemeritah pusat semakin serius menangani Aliran Sungai Citarum yang tercemar dengan mencanangkan revitalisasi DAS Citarum.

    Pemerintah pusat memerintahkan Menko Kemaritiman untuk mengawal proses ini dan berkolaborasi bersama Gubernur Jawa Barat, Pangdam III Siliwangi, Polda Jabar, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat, membentuk 22 sektor yang terbagi menjadi 2 tim, yaitu tim sosialisasi dan tim aksi.

    Sekitar 200 personel TNI dan Polri, 100 orang ahli hukum, ulama, mahasiswa, aktivis, relawan dan masyarakat umum lainnya untuk melakukan revitalisasi.

    Dalam rilis humas Pemkot Bandung, pemerintah pusat menargetkan 6 bulan kedepan pihaknya telah merelokasi warga bantaran sungai dan diberikan pengalihan profesi sebagai peternak, budidaya ikan, atau budidaya tanaman ekologis dan ekonomis. Dalam satu tahun ditargetkan 2.403 penduduk hulu beralih dari perambah hutan menjadi pembibit dan penanam tanaman keras dan tanaman perdu. Serta mengalihkan profesi 10.884 Keramba Jaring Apung dan 2.305 nelayan muara gembong menjadi peternak kambing dan unggas.

    Selain itu, pemerintah akan melakukan pembangunan fisik berupa pembuatan MCK, IPAL komunal untuk manusia dan hewan, pembersihan sampah rumah tangga & permukaan sungai, pembangunan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle), IPAL untuk limbah industri, menanam tanaman vetiver, dan juga mengangkat sedimentasi yang terjadi di beberapa daerah yang darurat akan dilakukan untuk mengatasi masalah – masalah yang ada di sepanjang aliran sungai Citarum.

    Terkait limbah tinja manusia, sebanyak 25.501 unit WC perorangan, 403 unit WC komunal, 38 unit septic tank pipa gendong, dan 19 km pipa gendong akan dibangun. Kemudian instalasi biogas dan pengolahan pupuk kandang dibangun untuk mengatasi limbah bangkai hewan dan kotoran ternak.

    Sebanyak 240 unit TPS 3R (Reduce, Reuse, Recicle), kapal pengumpul sampah, dan pengadukan sedimentasi di beberapa titik untuk mengatasi sampah. Sedangkan Untuk mengatasi pencemaran merkuri, akan dilakukan penanaman tanaman vetiver yang berfungsi untuk memurnikan kembali air waduk.

    Reboisasi kawasan hulu, dibutuhkan 121.500.000 bibit tanaman untuk penanaman kembali 80.000 Ha hutan yang kondisinya menurut survey KODAM 20 sudah sangat kritis.

    (Vetra)

    Berita Terbaru

    spot_img