spot_img
Senin 28 November 2022
spot_img
More

    Demiz Ajak Pengusaha Dorong Percepatan Pembangunan Jabar

    BANDUNG, FOKUSJabar. co. id: Bertemu Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), Calon Gubernur Jawa Barat koalisi Demokrat-Golkar Deddy Mizwar bahas strategi pembangunan dan potensi ekonomi Jabar.

    Hal itu seiring dengan potensi ekonomi Jabar yang sangat besar.

    “Potensi ini harus dioptimalkan, terlebih Jabar memiliki penduduk yang besar, yakni 47 juta orang. Itu pasar yang sangat besar, begitupun dengan sumber daya alam yang melimpah, dan saat ini belum tergali optimal,” kata Deddy saat silaturahmi
    dengan para pengusaha Japnas Jabar di Sekretariat Japnas Jabar Jalan Terusan Buah Batu Bandung, Kamis (18/1/2018) malam.

    Deddy mengungkapkan, potensi sumber daya alam Jabar sangat melimpah, namun semua itu belum tergali secara optimal, baik sektor industri, manufacture, pertanian, wisata dan lainnya.

    “Ini menjadi pekerjaan rumah bagi para pengusaha untuk ikut serta mengembangkan potensi itu dengan pemerintah,” kata dia.

    Lebih lanjut pihaknya berharap agar pengusaha bisa bersinergi dengan pemerintah dalam percepatan pembangunan di Jabar.

    Menurut dia, para pengusaha harus mendapat ruang yang besar dalam upaya pengembangan ekonomi Jabar. Apalagi peranan pengusaha dalam pengembangan ekonomi masyarakat sangat besar.

    Deddy mengakui bahwa saat ini masih banyak hal yang menjadi kendala. Sepertihalnya yang terkait dengan perizinan usaha dan permodalan bagi para pelaku usaha.

    “Hal ini tentunya harus dibenahi, harus ada kemudahan bagi para pelaku usaha soal perizinan, sehingga bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat,” jelas dia.

    Kaitannya dengan percepatan pembangunan di Jabar, Deddy berharap Japnas bisa bersinergi dengan Pemprov Jabar.

    “Tentunya pemerintah perlu mendapat masukan positif dari pengusaha dalam pengembangan pembangunan Jabar,” kata dia.

    Sementara itu, Ketua Japnas Jabar Iwan Gunawan menyebut bahwa pemerintah perlu lebih meningkatkan perhatiannya kepada para pelaku usaha.

    Terlebih selama ini banyak kendala yang menghambat pengembangan pelaku usaha, sepertihalnya masalah perizina usaha, akses permodalan, promosi dan lainnya.

    “Tentunya harus ada keberpihakan pemerintah kepada para pelaku usaha, sehingga para pelaku usaha bisa berdaya saing,” kata Iwan.

    Hal itu penting agar pengusaha dalam negeri bisa cepat berkembang dan memiliki daya saing kuat. Terlebih di tengah persaingan usaha yang ketat.

    “Kita berharap pemerintah bisa bersinergi dengan para pelak usaha dalam pengembangan pembangunan di Jabar,” pungkas dia.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img