spot_img
Rabu 7 Desember 2022
spot_img
More

    Satu Mobil dengan Presiden, Ini Kata Uu

    BANDUNG, FOKUSJabar.id: Berada dalam satu mobil dengan Presiden menjadi kebanggan tersendiri bagi siapapun. Tak terkecuali bagi Bupati Tasikmalaya yang juga Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

    Dalam perjalanan kerjanya dari Ciamis menuju Tasikmalaya, Selasa (16/1) pagi, Presiden Joko Widodo terlihat satu mobil dengan Uu. Saat dikonfirmasi, Uu mengaku tidak menyangka bakal duduk berdampingan dengan orang nomor satu di Indonesia.

    “Saya sama sekali enggak nyangka,” kata Uu melalui sambungan telepon, Selasa (16/1/2018).

    Dia menceritakan, usai menghadiri acara di Kabupaten Ciamis dirinya tiba-tiba didekati Paspampres yang memberitahukan bahwa Presiden berkenan satu mobil dengannya untuk menuju Tasikmalaya. Tanpa pikir panjang, Uu pun langsung menerima tawaran yang menurutnya istimewa itu.

    “Saya mengucapkan syukur Alhamdulillah bisa satu mobil dengan Jokowi, pakai mobil negara, pelat Indonesia 1. Baru kali ini seumur hidup saya,” kata dia.

    Tidak berhenti di situ, perasaan luar biasa Uu pun berlanjut selama perjalanan, dirinya mengaku takjub kepada Presiden yang selalu membuka kaca mobil.

    “Herannya lagi, saat di jalan, kaca mobil selalu dibuka. Dan warga tidak ada satupun yang memanggil presiden. Semua memanggil Pak Jokowi,” jelas dia.

    Hal ini, menurutnya sebagai bukti kedekatan Presiden Joko Widodo dengan masyarakat. Selama perjalanan itu, Uu menceritakan berbagai hal yang dibahasnya dengan Presiden Jokowi. Salah satunya, kata dia, Presiden mengingatkan dirinya akan kepasrahan terhadap Allah SWT.

    Ini, kata dia, diungkapkan Presiden saat dirinya bertanya tentang kebiasaan membuka kaca mobil selama perjalanan.

    “Beliau menjawab tidak perlu takut. Saya serahkan sama Allah. Allah yang tahu segalanya. Saya berserah diri,” ucap Uu mengulang pernyataan Presiden.

    Mendengar petuah itu, Uu teringat akan pesan guru-gurunya di pesantren tentang arti ke-Tauhid-an. “Dalam hati, saya merasa ini kayak di Miftahul Huda, berbicara ke-Tauhid-an,” ujarnya.

    Selain kepasrahan diri, Uu pun diingatkan Presiden akan pentingnya menjaga amanah sebagai seorang pemimpin. Jabatan yang diemban harus dijalankan dengan baik, salah satunya dengan benar-benar mencintai rakyat.

    Di akhir perjalanannya bersama Presiden, Uu sempat bertanya tentang lampu depan mobil berpelat Indonesia 1 yang sudah buram.

    “Kata beliau, ini mobil bekas presiden sebelumnya. Dan saya semakin menyadari kalau Pak Jokowi itu orangnya sederhana,” katanya.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img