spot_img
Rabu 7 Desember 2022
spot_img
More

    Saat Maju di Pilwalkot Bandung 2013, Emil Mengaku Tak Diminta Mahar oleh Gerindra

    BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ridwan Kamil mengaku tidak diminta mahar politik oleh Partai Gerindra saat dirinya maju di Pilwalkot Bandung 2013 silam. Demikian diungkapkan Emil menyusul pernyataan La Nyala yang mengaku diminta mahar politik oleh Pimpinan Gerindra saat akan maju di Pilgub Jatim 2018.

    “Saya tidak dimintai mahar oleh Gerindra dan PKS saat dulu ditetapkan maju di Pilwalkot Bandung 2013. Hanya kalau untuk biaya kampanye, saya harus cari sendiri. Masa gratisan,” ungkap wali kota Bandung 2013-2018 itu di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Senin (15/1/2018).

    Emil menuturkan, pernyataan dirinya tersebut tidak ada kaitannya dengan pernyataan La Nyala Mataliti yang mengaku dimintai sejumlah uang sebagai mahar oleh Partai Gerindra dan Prabowo Subianto untuk maju di Pilgub Jatim 2018. Dirinya hanya mengungkapkan fakta tersebut karena diminta konfirmasi oleh Partrai Gerindra.

    “Jadi saya hanya di-tag oleh akun gerindra untuk diminta konfirmasi dan saya jawab sesuai fakta. Jadi ini tidak ada hubungannya dengan La Nyala Mataliti di (Pilgub) Jatim karena itu bukan kewenangan saya,” tuturnya.

    Sementara untuk memenangkan Pilwalkot Bandung 2013 bersama Oded M Danial, Emil mengaku harus mengeluarkan sejumlah uang. Pada Pilwalkot Bandung 2013 Emil menghabiskan uang sekitar Rp10 milyar.

    “Tapi kalau di Pilgub Jabar saya nggak tahu, belum punya pengalaman,” tegas Emil yang dipastikan maju di Pilgub Jabar 2018 bersama Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum.

    (Ageng/LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img