spot_img
Rabu 7 Desember 2022
spot_img
More

    Eks Kontraktor NSA Curi Dokumen Intelijen AS selama 20 Tahun

    AMERIKA SERIKAT, Fokusjabar.id: Mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), Harold Martin, mengaku bersalah telah mencuri informasi intelijen negara sebanyak 50 terabyte (1 terabyte = 1.024 gigabyte). Insiden ini diperkirakan menjadi pencurian rahasia negara terbesar dalam sejarah Amerika.

    Melansir CNN, Kamis (4/1/2018), Jaksa mengatakan Martin, yang didakwa Februari 2017 lalu, menghabiskan 20 tahun untuk mencuri materi sensitif pemerintah dari komunitas intelijen AS yang berkaitan dengan pertahanan nasional dan menyimpannya di rumahnya di Glen Burnie, Maryland.

    Pihak berwenang mengatakan bahwa mereka juga telah menyita puluhan terabyte dokumen negara dari rumah Martin. Sampai saat ini, Gedung Putih belum menjelaskan apa yang dilakukan Martin dengan dokumen rahasia sebanyak itu.

    Surat dakwaan juga menuding Martin mencuri sejumlah informasi rahasia dari Komando Siber AS, Badan Intelijen Pusat AS (CIA), dan National Reconnaissance Office.

    Karena tindakannya, Martin dihadapkan ancaman 10 tahun penjara. Sebagaimana dikutip Reuters, sampai saat ini, pria itu belum mengajukan pembelaan sehingga jaksa penuntut masih akan mendakwa Martin dengan 19 tuntutan lainnya.

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img