spot_img
Kamis 18 Agustus 2022
spot_img
More

    Dianggap Terlalu Ekstrem, Twitter Blokir 630 Ribu Akun

    AMERIKA SERIKAT, Fokusjabar.id : Sebuah laporan transparansi aktivitas Twitter antara bulan Juli hingga Desember 2016, menunjukkan bahwa jejaring sosial tersebut telah memblokir akun dalam jumlah sangat banyak.

    Menurut laporan BGR Rabu (22/3/2017), jumlah akun yang dinonaktifkan sepanjang Juli hingga Desember mencapai angka 375 ribu akun. Jika dihitung, selama 2016 jejaring sosial besutan Jack Dorsey cs itu telah menonaktifkan lebih dari 630 ribu akun Twitter.

    Twitter tak menyebutkan secara spesifik apa alasan pemblokiran sejumlah akun tersebut. Meski begitu, dari penjelasan diketahui bahwa jenis konten yang dibagikan oleh akun tersebut dilarang alias mengandung unsur ekstrem.

    Perusahaan media sosial tersebut menyebut, pemerintah Amerika Serikat meminta rincian informasi untuk 2.304 akun. Jumlah ini turun dibandingkan 6 bulan sebelumnya, yakni Januari sampai Juni 2016. Perusahaan pun memenuhi 82 persen dari permintaan tersebut.

    Twitter juga mengungkapkan, ada 412 emergency disclosure request alias permintaan pengungkapan akun dari pemerintah AS. Akun-akun tersebut diduga terkait dengan tindakan terorisme atau melukai diri sendiri.

    (Agung/Yun)

    Berita Terbaru

    spot_img
    spot_img