spot_img
Sabtu 1 Oktober 2022
spot_img
More

    Ini Pengakuan Korban Insiden Bus Jatuh di Jurang Malangbung Lombok

    CIREBON, Fokusjabar.id: Insden tergulingnya bus pariwisata yang mengangkut 23 orang wisatawan menuju Pelabuhan Penyebrangan Bangsal, Lombok Utara, Lombok, Nusa Tenggara Barat  ke jurang sedalam tujuh meter itu membuat sebagian besar korban selamat mengalami trauma dan luka serius.

    Sebelumnya akhirnya bus jatuh ke jurang di tikungan Malangbung, kondisi rombongan sudah panik, terlebih setelah melihat sopir yang sudah tidak kuat lagi membawa kendaraan melalui tanjakan yang cukup curam.

    “Saat bus itu naik, sopir mengambil kecepatan tinggi dengan gigi perseneling yang tinggi. Di ketinggian, mobil sepertinya sudah tidak kuat lagi. Kami semakin panik saat sang sopir over gigi ternyata tidak bisa, dan seketika bus mundur sangat cepat, sopir pun banting stir ke kiri dan kami pun jatuh,” ungkap salah seorang korban selamat Eang Umar kepada Fokusjabar.id melalui sambungan telepon, Sabtu (28/1/2017).

    Tidak hanya itu, saat akan terjatuh, rem bus seakan tidak berfungsi, sehingga terjatuh cukup curam dan menimbulkan korban jiwa.

    “Melihat sopir yang mulai gugup dan panik, kami sempat mengingatkan untuk tidak memaksakan naik dengan kecepatan tinggi,” kata Umar.

    Umar pun mengaku pasrah saat bus mulai mundur, dirinya sudah sangat pasrah bahkan jika harus kehilangan nyawanya. Dirinya mulai tersadar saat warga sekitar mulai menolong para korban.

    “Saya ditolong warga dan dibawa ke rumah sakit bersama yang lainnya. Sempat melihat teman-teman yang lain ikut dievakuasi juga. Saat sadar saya sempat tanya korban yang lai,  ternyata dua pegawai kami meninggal dan itu membuat kami terpukul,” kisah Umar.

    Dalam insiden tersebut, Umar terkena benturan keras di bagian kepala, dia mengaku belakangan leher sudah mulai terasa kaku dan mual-mual. Dia berharap agar tim medis segera melakukan penanganan korban yang jatuh ke jurang.

    Untuk diketahui, di Lombok para pegawai Dispenda Kabupaten Cirebon ini ingin berkunjung ke salah satu objek wisata dalam rangka liburan panjang perayaan Imlek.

    “Rencananya besok sudah pulang, tapi karena kecelakaan kami masih menunggu arahan dan kepastian dari pihak rumah sakit. Sementara yang meninggal sepertinya besok dipulangkan. Kami maunya pulang bersama tapi masih ada korban lain yang parah dan harus dioperasi,” sebut Umar.

    (Panji/LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img