Minggu 20 September 2020

Rekontruksi Pembunuhan Mahasiswi Akper Garut Ricuh

GARUT, Fokusjabar.id : Rekontruksi kasus perampokan, pemerkosaan dan  pembunuhuan mahasiswi Akademi Keperawatan (Akper) Garut, Fahmi Nisa (19), di Kompleks Perumahan Banyu Herang, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, ricuh saat tersangka RF (20) tiba di lokasi reka ulang.

Rekontruksi pembunuhan mahasiswi Akper Garut ricuh (Foto. Bambang/Fokusjabar.id)

Warga setempat tidak menerima kematian mahasiswi. Mereka merangsek masuk mendekati tersangka di lokasi reka ulang sambil meneriaki RF penuh geram.

Diantara mereka terlihat ada yang sudah menyiapkan senjata tajam dan alat-alat benda tumpul  untuk menganiaya tersangka.

Beruntung berkat kesigapan puluhan personel polisi dari satuan Sabhara dan Resmob segera mengamankan jalannya rekontruksi dengan mengevakuasi paksa RF, sesaat setelah reka adegan selesai dilakukan.

Kericuhan kembali terjadi saat tersangka hendak dibawa petugas. Bahkan, kendaraan polisi pun sempat dilempari warga yang mengamuk karena kesal atas perbuatan RF yang dinilai biadab.

Kasubag Humas Polres Garut, AKP. Ridwan Tampu Bolon menerangkan, tersangka memperagakan sedikitnya 20 adegan. Mulai dari masuk rumah, merampok, memperkosa hingga membunuhnya.

” Tersangka memperagakan 20 adegan rekontruksi pembuhunan terhadap seorang mahasiswi Akper tersebut,” papar Ridwan, Senin (19/12/2016).

Pihaknya menerjunkan 20 personel Satuan Unit Sabhara dan Resmob Polres Garut untuk mengamankan jalannya proses rekontruksi dari amukan massa.

” Kami langsung mengamankan tersangka dari amukan massa yang sudah tidak terkendali,” pungkasnya.

Salah satu keluarga korban, Ny. Aminah mengaku kecewa. Pasalnya, tidak bisa menyaksikan secara langsung reka ulang kasus pembunuhan tersebut. Meski begitu, dia meminta pelaku dihukum mati.

“ Pelaku harus dihukum mati karena telah melakukan pemerkosaan dan pembunuhan sadis,” harap Aminah.

Seperti diketahui, kasus tersebut terjadi Jumat (2/12/2016) lalu. Motif pembunuhan, pelaku menghabisi korban, karena mengetahui mencuri satu unit laptop, HandPhone dan barang berharga lainnya.

Saat itu, pelaku memukul korban menggunakan setrika listrik hingga jatuh pingsan. Selanjutnya memperkosanya dan menghabisi nyawa korban dengan batu bata.

(Bam’s)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diberi HandPhone oleh Gubernur Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Odading Mang Oleh viral di media sosial setelah...

Wow! Irish Bella dan Ammar Zoni Melahirkan Anak Pertama

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pasangan Irish Bella dan Ammar Zoni tengah diselimuti kebahagian. Bella baru saja melahirkan anak pertamanya, Jumat (18/9/2020). Irish Bella membagi kabar gembira itu lewat...

13 Manfaat Garam Dapur untuk Ibu Rumah Tangga

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Garam dapur adalah sejenis mineral yang dapat membuat rasa asin. Biasanya yang tersedia secara umum adalah Natrium Klorida (NaCl) yang dihasilkan oleh air laut. Garam...

Saham Tokyo Naik 0,62 Persen

TOKYO,FOKUSJabar.id: Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin (14/9/2020) pagi. Kondisi tersebut memperpanjang tren kenaikan akhir pekan lalu karena ekspektasi kelanjutan kebijakan ekonomi pemerintah...

Mantan Kades Nagarajaya Ciamis Ditangkap Polisi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sat Reskrim Polres Ciamis ungkap kasus korupsi dan menahan seorang pelaku berinisial AH (50), mantan Kades Nagarajaya, Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, Jabar. Menurut Wakapolres...

Selandia Baru Resmi Hadapi Resesi

SELANDIABARU,FOKUSJabar.id: Perekonomian di Selandia Baru memasuki resesi setelah nilai produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II turun 12,2 persen. Nilai tersebut tidak jauh dari...

5 Lapak Rumah Makan di Jagakarsa Jaksel Terancam Longsor

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Sumber Daya Alam Jakarta Selatan (Jaksel), Junjung mengatakan, beberapa lapak rumah makan di Jagakarsa terancam ambruk akibat longsor...