Senin 26 Oktober 2020

Gelar Roadshow Big Impact Low Cost, JNE Bandung Bantu Pengembangan UKM di Jabar

BANDUNG, Fokusjabar.id : Sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik, JNE ingin berperan aktif untuk kemajuan pemasaran produk Usaha Kecil Menengah (UKM) di era digital. Pada era digital saat ini, dibutuhkan perubahan langkah-langkah strategi perusahaan dalam berkomunikasi kepada masyarakat sebagai target market.
Untuk mendukung upaya tersebut, JNE Bandung pun menggelar seminar bertajuk ‘Big Impact Low Cost’ untuk mengakselerasi potensi produk kreatif pelaku UKM di Jawa Barat. Seminar yang digelar secara roadshow di beberapa wilayah di Jabar, kali ini digelar di Kabupaten Purwakarta bertempat di Hotel Harper dan diikuti lebih dari 100 peserta UKM. Kabupaten Purwakarta pun menjadi kota keempat sebagai lokasi roadshow bertajuk ‘Big Impact Low Cost’ ini.
Deputy GM Wilayah Indonesia Barat, Hasmeliyani Suseno mengatakan, banyak aspek yang dapat ditingkatkan dari potensi UKM salah satunya melalui pemasaran online. Untuk itu, JNE pun hadir dan terus berperan aktif dalam memberikan strategi kepada para pelaku UKM dengan menghadirkan para pakar dan praktisi dalam berjualan online.
Merebaknya pertumbuhan e-commerce sendiri, memberikan kontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi dan UKM sebagai salah satu penopang ekonomi harus terus mengalami pertumbuhan yang baik.
“Potensi Kabupaten Purwakarta sendiri cukup tinggi, diperkuat dengan lokasi strategis karena berada di antara kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Cirebon. Selain itu, berbagai produsen alat kesenian, makanan daerah serta konveksi rumahan cukup banyak di Purwakarta sementara pemasaran melalui Internet Marketing atau online shop masih didominasi bidang fashion,” ujar Hasmeliyani, Minggu (31/7/2016).
Branch Manager JNE Bandung, Iyus Rustandi menambahkan, pengembangan untuk mendukung ekosistem usaha melalui online shop pun terus didukung JNE. Beragam inovasi produk layanan dan program dari JNE pun sudah disiapkan untuk mengembangkan sektor teknologi dan informasi ini.
Diantaranya, mobile apps MyJNE yang memungkinkan pelanggan mengetahui keberadaan paket dan estimasi waktu serta lokasi titik layanan. Lalu PESONA (Pesanan Oleh-Oleh Nusantara), dimana JNE sudah bekerjasama dengan lebih dari 600 produsen makanan khas daerah sehingga dapat dipesan melalui mobile apps Pesona Nusantara Online.
Tak hanya itu, lanjutnya, JNE pun menyediakan layanan internasional shipment sehingga pelanggan dapat mengirim paket ke lebih dari 250 negara serta JTR (JNETrucking) yang saat ini beroperasi untuk wilayah Sumatera, Jawa hingga Bali untuk membantu distribusi paket berukuran besar serta tidak terkendala aturan penerbangan.
“Sebagai perusahaan nasional yang memiliki lebih dari 5000 titik layanan, JNE terus mengembangkan dan memperkuat segala sektor untuk menjaga kualitas prima kepada seluruh pelanggan. JNE pun berkomitmen menyampaikan kebahagiaan bagi setiap pelanggan sesuai dengan tagline Connecting Happines,” tegas Iyus.
(Ageng/DEN)

Artikel Lainnya

Ditangkap KPK, Rumah Dinas Wali Kota Tasikmalaya Tak Berpenghuni

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap sekaligus menahan Wali...

Resmi Dilantik, FORKI Kota Bandung 2020-2024 Dituntut Tingkatkan Prestasi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengurus FORKI Kota Bandung 2020-2024 resmi dilantik Ketua FORKI Jawa Barat, Gianto Hartono di El Hotel Royale, Jalan Merdeka Kota Bandung, Selasa (20/10/2020)....

Kegiatan Sepak Bola Dibubarkan Gugus Tugas Covid-19 Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jabar, membubarkan kegiatan sepak bola dalam rangka Harlah ke-7 yang dimotori Persatuan Perangkat Desa Indonesia...

4 Cara Menjaga Kulit Agar tak Mudah Berkerut

BANJAR,FOKUSJabar.id: Sesuai berlangsungnya waktu, hal yang tidak dapat dihindari salah satunya penuaan. Efek penuaan salah satunya adalah kerutan kulit di bagian wajah sehingga sering...

Duh, 238 Ribu Warga Kota Bandung Dinyatakan Miskin Baru

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Setidaknya 238 ribu orang di Kota Bandung dinyatakan miskin baru karena terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi. Hal tersebut diungkapkan Dinas Sosial dan Penanggulangan...

3 Orang Warga Pangandaran Positif Covid-19

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Tiga orang warga Desa Wonoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Jabar  terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19). Kini ketiganya tengah menjalani isolasi di RSUD Pandega Pangandaran. Juru bicara Gugus...

Soal KUA PPAS, Bamus DPRD Jatim Konsultasi ke Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Konsultasikan pelaksanaan KUA PPAS, pimpinan dan anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Jawa Timur mengunjungi Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa (20/10/2020). Kedatangan...