Minggu 18 Oktober 2020

Tapel, Kue Legendaris dari Cirebon

CIREBON, Fokusjabar.id: Mirip dengan Crepes alias kue dadar ala Perancis. Namun dibuat dengan tampilan dan bentuk yang lebih sederhana serta memiliki cita rasa tradisional.

Namanya kue Tapel, kue dadar khas Kota Udang ini dapat dijumpai di pasar-pasar tradisional seperti Pasar Kanoman. Kue ini memiliki ciri khas antara lain wangi kelapa dan ketan yang dipanggang tipis di atas wajan besi.

Hermawati penjual Kue Tapel (Foto; Panji)
Hermawati penjual Kue Tapel (Foto; Panji)

Irisan halus pisang kepok dengan gula merah melengkapi rasa legit, manis dan gurih dari kue yang digemari masyarakat Cirebon ini. Usaha turun temurun ini memang sengaja dipertahakan oleh keluarga.

Bertempat di Jalan Pagongan, gang Alas Demang III Cirebon. Persis di ujung jalan Alas Demang, di sudut berukuran 2×2 cm tampak penjual kue tapel. Dibawah papan nama yang terbuat dari kertas karton putih kusam, tertulis ‘Kue Tapel Mbak Lena’.

Rupanya, kue Tapel Mbak Lena ini banyak diminati masyarakat khususnya pemburu kuliner dari luar kota Cirebon. Sembari duduk dibangku, penjual kue tapel, Hermawati tengah sibuk memasukkan potongan kayu bakar ke dalam tungku yang ditutup dengan selembar seng di sekelilingnya.

“Ini kue sudah puluhan tahun ada di Cirebon dan warisan keluarga kami. Kue ini mampu bertahan dua hari tidak basi. Untuk satu kue tapel dijual Rp4000,” sebut Hermawati, Minggu (10/1/2016).

Wajan besi yang dipanaskan di atas tungku itu sesekali digosok dengan menggunakan batu karang agar kerak-kerak yang ada di dalam adonan hilang. Dalam penyajian tapel, Hermawati menaburkan dua sendok makan adonan tepung beras dan kelapa yang lembek diatas wajan panas.

Dibentuk tipis melingkar, kemudian ditambahkan satu sendok makan ketan kukus ditipiskan dan dibuat merata diatas adonan pertama. Setengah pisang kapok plul satu sendok gula merah pun menyusul ditaburkan diatas adonan itu.
“Supaya pisang dan gula merahnya matang dan meleleh,” sahutnya.

Aroma wangi sedikit gosong dari kelapa dan ketan pun mulai menguap dari wajan. Setelah gula meleleh, pisang pun dilumatkan bersama gula diatas tapel dan wajan kemudian ditutup lagi. Wangi legit bau pusang mulau tercium beradu dengan gurihnya wangi kelapa.

Wajanpun dibuka dan kue tapel langsung dilipat oleh Hermawati lalu diangkat. Setelah itu, kue Tapel itu ditaruh diatas selembar kertas dan siap untuk disantap.
“Kue tapel ini juga bisa diberi rasa lain seperti keju, mesis atau coklat. Dulu saya pernah buat rasa lain cuma lama-kelamaan cape juga dan akhirnya hanya pisang yang saya buat,” tuturnya.

Disebutkan, kue tapel ini mampu bertahan hingga dua hari. Ketahanan ini karena pengolahan ketannya dimasak sampai tanak.

(Panji/MSU)

Artikel Lainnya

Perdagangan Saham Sesi 1 Siang ini, IHSG Turun

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Perdagangan saham pada sesi 1, Jumat (16/10/2020), ditutup...

No Bra Day pada 13 Oktober, Ini Manfaatnya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: No Bra Day (hari tanpa bra) yang jatuh pada tanggal 13 Oktober, disebut gerakan soal kepedulian terhadap kanker payudara. Namun, gerakan No Bra Day...

Madrasah di Kabupaten Ciamis Tertimpa Tebing Setinggi 6 Meter

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Madrasah Al-Istiqomah di Ragapulu Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, Jabar tertimpa Tembok Penahan Tebing (TPT) sepanjang 20 meter dengan tinggi 6 meter. Ketua...

Bank bjb Sosialisasikan DPLK kepada Peternak di Pasirjambu Kab Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dalam rangka mendorong upaya mempersiapkan hari tua sejak dini, bank bjb menyelenggarakan literasi mengenai program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) kepada para peternak...

Peran Masyarakat Desa Dalam Perubahan Perilaku Pencegahan Pandemi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Perubahan perilaku pencegahan pandemi Covid-19 menjadi salah satu kunci utama yang perlu tergerak di masyarakat sampai ke tingkat desa. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Gugus...

Komposisi APBD Perubahan 2020 Kota Bandung Janggal?

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020 sebesar Rp3,19 trilyun. Beberapa pos mengalami penyesuaian akibat kebijakan refokusing anggaran...

Kasus Korupsi Marak, Ini Salah Satu Penyebabnya

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Jumlah terdakwa kasus korupsi yang divonis ringan sepanjang Januari-Juni 2020 (semester I) mengalami kenaikan signifikan. Hal tersebut diungkapkan Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW),...